NTB Pikat Denmark: Gubernur Iqbal Tawarkan Proyek Sampah Jadi Energi dan ‘Balikkan’ Aliran Danau Rinjani

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 05:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menerima kunjungan Ole Emmik Sørensen, Direktur Departemen Kerja Sama Energi Global di Badan Energi Denmark, Jumat (2/5). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Gubernur ini membahas upaya percepatan transisi energi bersih di NTB dan dihadiri oleh delegasi dari Indonesia-Danish Energy Partnership Programme (INDODEPP).

Hadir dalam delegasi Denmark antara lain Mikkel Kamp Hansen (Country Manager INDODEPP), Xenia Samsøe Teilmann (Deputy Country Manager INDODEPP dan Project Leader Sustainable Province Initiative), serta Jens Lorentzen, mantan penasihat Kementerian Luar Negeri Denmark yang kini berperan di PEM Consult untuk mendukung fase lanjutan INDODEPP.

Baca Juga :  Sukseskan MotoGP 2024, Pemprov NTB Akan Kerahkan Pasukan Bersihkan Bizam dan Sirkuit

Gubernur Iqbal menegaskan komitmen NTB dalam mendorong transisi energi, terutama dalam pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy). Ia menyebutkan bahwa pihaknya tengah membangun komunikasi intens dengan PLN untuk merealisasikan proyek tersebut.

“Saya sudah berdiskusi dengan PLN, dan kami hampir menyepakati kerja sama ini. Namun, tantangannya masih pada penentuan harga jual energi. Kami akan segera mengirim surat resmi ke Menteri ESDM. Jika harganya kompetitif, proyek ini akan menarik bagi investor,” ujarnya.

Tak hanya itu, Gubernur juga memaparkan ide visioner terkait pemanfaatan air dari Danau Segara Anak di kawasan Gunung Rinjani. Ia menggagas pembalikan arah aliran air dari utara ke selatan Pulau Lombok melalui sistem perpipaan.

Baca Juga :  Sekda HL Gita Ariadi Raih Penghargaan "Pembina Olahraga Terbaik NTB"

“Wilayah selatan Lombok masih kekurangan air bersih. Kami sedang menjajaki ide untuk membalik aliran air ke selatan. Karena elevasi menurun, aliran ini berpotensi dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga air di sepanjang jalur pipa, bahkan bisa dibuat setiap kilometer. Ini masih konsep awal, tapi sangat menjanjikan,” jelasnya.

Gubernur berharap INDODEPP dapat mendukung studi kelayakan atas gagasan tersebut. Ia juga mengundang Pemerintah Denmark untuk melanjutkan dialog teknis secara lebih mendalam, sebagai bagian dari komitmen NTB menuju target 100% energi bersih pada 2050.

Berita Terkait

Berangkat Cari Kambing, Remaja 18 Tahun Hilang Tanpa Jejak di Gunung Api Sangeang Bima
Disentil TGH Najamuddin Soal Lahan Wisata Terlantar dan Dikuasai Investor, Bupati Lombok Timur Angkat Bicara
Polresta Mataram Lagi On Fire, Pimpin Klasemen Pengungkapan Kasus Narkoba Terbanyak di NTB
Wanita Muda di Samili Bima Tewas Diduga Dibunuh Suami, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi
TGH Najamuddin Desak Bupati Lotim Inventarisasi Tanah Terlantar di Pesisir Selatan: Ancaman Demo Jika Tak Ditindak
HUT ke-67 NTB, Gubernur Iqbal Tekankan Pembangunan Cepat dan Berdampak Nyata
Serapan Gabah NTB Lampaui Target, Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Lebih dari 30 Bulan
Ketua DPW Nadirah dan DPC PBB se-NTB Resmi Dilantik, Konsolidasi Menuju ‘Gerak Cepat Mengembalikan Kejayaan’
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:37 WIB

Berangkat Cari Kambing, Remaja 18 Tahun Hilang Tanpa Jejak di Gunung Api Sangeang Bima

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:22 WIB

Disentil TGH Najamuddin Soal Lahan Wisata Terlantar dan Dikuasai Investor, Bupati Lombok Timur Angkat Bicara

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:45 WIB

Polresta Mataram Lagi On Fire, Pimpin Klasemen Pengungkapan Kasus Narkoba Terbanyak di NTB

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:55 WIB

Wanita Muda di Samili Bima Tewas Diduga Dibunuh Suami, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:28 WIB

TGH Najamuddin Desak Bupati Lotim Inventarisasi Tanah Terlantar di Pesisir Selatan: Ancaman Demo Jika Tak Ditindak

Berita Terbaru