Gubernur NTB Miq Iqbal Siapkan ASN Hadapi Tsunami Teknologi

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 16:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pengembangan sumber daya manusia menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Gubernur Dr. Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur. Komitmen ini kembali ditegaskan saat Gubernur menerima audiensi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTB bersama jajaran, serta pengurus dan anggota Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia NTB, di ruang kerjanya, Jumat (13/6).

“Konsekuensi dari pelaksanaan tiga misi itu adalah penguatan birokrasi. Itu artinya bukan hanya di sistem seleksi dan sistem talent scouting-nya. Tapi capacity building-nya juga perlu diperkuat,” terang Gubernur.

Menurutnya, salah satu tantangan utama di tingkat provinsi adalah memperkuat kapasitas aparatur. ASN dinilai perlu melakukan rekalibrasi secara rutin untuk mengikuti perkembangan zaman, terutama di bidang teknologi.

Baca Juga :  Langkah Strategis NTB Makmur Mendunia, Sekda Faozal Lantik 40 Pejabat Fungsional untuk Birokrasi Modern

“Urusan IT saja kita belum beres, sudah AI sekarang. AI ini kan kayak pisau bermata dua. Di satu sisi memang kita butuhkan untuk mempercepat business process, di sisi lain juga ancaman. Kalau kita tidak handle dengan baik, juga akan berbahaya buat kita terutama soal kerahasiaan data,” ujarnya.

Gubernur juga menyoroti kompleksitas tantangan ekonomi global. Ia menyebut Indonesia kini makin terdampak oleh dinamika internasional karena skala ekonominya yang terus berkembang.

“Dua puluh tahun lalu, hal-hal yang dilakukan orang di Amerika Serikat tidak berpengaruh buat kita di Indonesia. Sekarang, apa pun yang terjadi di level global langsung memiliki pengaruh terhadap kondisi kita di sini. Mau tidak mau, kita harus lebih aware,” tambahnya.

Baca Juga :  Bahasa Sasak Mulai Tergerus, Gubernur NTB Siap Dorong Regulasi

Untuk itu, ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas ASN agar mampu beradaptasi dan menjawab tantangan zaman.

“Teman-teman di kalangan birokrasi juga harus betul-betul punya kapasitas yang baik,” pesan Gubernur.

Di akhir pertemuan, Gubernur berharap BPSDM NTB bisa menjadi center of excellence bagi sistem birokrasi di daerah. Tak hanya fokus pada pengembangan ASN tingkat provinsi, BPSDM juga diarahkan menjadi pusat rujukan dan pendamping bagi kabupaten/kota.

 

Berita Terkait

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
HUT ke-81, Iqbal Sentil Pembangunan Lombok Tengah: Jangan Cuma Hebat Tiga Hari Saat MotoGP
Jalan Rusak di Bima Ditimbun Polisi, Dinas PU NTB Sebut Perbaikan Oktober dari APBD-P
Anggaran Desa Berdaya Cair, Wagub NTB Umi Dinda Instruksikan Jajaran Cek Progres
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT

Berita Terbaru

Garuda NTB Melalui M. Adam Ikbal Mendesak Kejari Mataram Menjelaskan Dasar Penghentian Penyidikan Kasus Dugaan Penyimpangan Program Bidikmisi UMMAT.

Pendidikan

Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:01 WIB