NTB Masuk 10 Besar Nasional dalam Pengelolaan Data, Umi Dinda Dorong OPD Perkuat Satu Data Provinsi

Avatar

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Berdasarkan hasil evaluasi nasional, NTB berhasil masuk dalam 10 besar provinsi terbaik di Indonesia dalam pengelolaan data. Capaian ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola data yang terintegrasi, valid, dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., atau yang akrab disapa Umi Dinda, menegaskan pentingnya penguatan Satu Data Provinsi NTB sebagai fondasi utama perencanaan pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan ‘Lokakarya Diseminasi dan Pemetaan Kebutuhan untuk Peningkatan Kualitas Portal Satu Data Provinsi NTB’, di Prima Park Hotel Mataram, Senin (13/10).

Baca Juga :  Sekda NTB Hadiri Devile Kontingen Dalam rangka HUT ke-53 Korpri dan HUT ke-66 Provinsi NTB

“NTB saat ini telah masuk dalam 10 besar nasional dalam pengelolaan data. Capaian ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berbenah dan memperkuat tata kelola data di setiap perangkat daerah,” ujar Umi Dinda.

Dalam kegiatan yang dihadiri berbagai perwakilan perangkat daerah, termasuk Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM NTB Muhammad Fauzan, Umi Dinda menegaskan bahwa data bukan sekadar angka, tetapi cerminan capaian kinerja dan arah pembangunan daerah. Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar memiliki kesamaan persepsi, meningkatkan literasi data, serta memperkuat kolaborasi antarsektor.

Baca Juga :  HPN PWI NTB 2026 Jadi Aksi Nyata: PWI dan MIM Foundation Banjiri Korban Banjir Lombok Tengah dengan Sembako

“Kebijakan pembangunan yang baik harus berbasis data dan bukti nyata (evidence-based policy). Karena itu, pengelolaan data harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lokakarya ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov NTB melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB dalam memperkuat integrasi data lintas sektor. Upaya tersebut juga memastikan keberlanjutan implementasi Portal Satu Data NTB sebagai pusat informasi publik yang valid, mutakhir, dan mudah diakses oleh masyarakat.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Jalan Langgudu Selatan Dikebut Masuk IJD 2026, Pemda Bima Diberi Deadline 2 Bulan Lengkapi 5 Ruas
Tak Mau Tertinggal, Pemprov NTB Gandeng DPD RI Dorong Jalan Waduruka-Sarae Ruma Bima Masuk IJD
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB