SUMBAWAPOST.com | Mataram- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muslim, S.T., M.Si., menerima kunjungan Yayasan Terumbu Karang Indonesia (TERANGI) pada Selasa, 10 Februari 2026. Pertemuan tersebut membahas konsultasi dan koordinasi terkait pengembangan program blue carbon di Kabupaten Lombok Timur.
Dalam pertemuan itu, Kadis Kelautan NTB memberikan arahan agar Yayasan TERANGI terlebih dahulu melakukan survei di kawasan konservasi sebagai langkah awal sebelum membangun kerja sama lebih lanjut dengan Pemerintah Daerah. “Kami mengarahkan agar dilakukan survei di kawasan konservasi sebagai langkah awal membangun kerja sama dengan Pemerintah Daerah,” ujar Muslim.
Meski kerja sama masih berada pada tahap awal, ia berharap program yang dirancang memiliki arah yang jelas dan fokus pada segmen-segmen strategis yang berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Muslim menegaskan pentingnya pemahaman komprehensif terkait rencana pengembangan blue carbon, termasuk mekanisme pelaksanaan, peluang yang dapat dimanfaatkan, serta manfaat ekologis dan ekonominya bagi daerah.
“Pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme, peluang, dan manfaat blue carbon sangat penting sebagai dasar menyiapkan dukungan kebijakan dan langkah teknis agar implementasinya efektif,” jelasnya.
Menurutnya, kesiapan pemerintah daerah dalam memahami konsep blue carbon akan menentukan arah dukungan kebijakan, fasilitasi, serta penguatan teknis dalam pelaksanaannya di lapangan.
Pemerintah Provinsi NTB juga menyatakan kesiapan untuk mendukung serta membangun kerja sama dengan NGO dan mitra pembangunan lainnya. Hal ini dilakukan guna memastikan program yang dijalankan selaras dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah pesisir, khususnya di Lombok Timur.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, NGO, dan pemangku kepentingan terkait, diharapkan terbangun komitmen kuat dalam mendukung terwujudnya ekonomi biru (blue economy) Indonesia yang berkelanjutan, sebagaimana arah kebijakan yang disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Penulis : SUMBAWAPOST.com









