Ekspor Tuna NTB ke Amerika Tembus 680 Ton, DKP Soroti Kendala Regulasi dan Zona Tangkap

Avatar

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 15:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil tangkapan ikan tuna nelayan NTB di laut lepas yang menopang sektor perikanan dan ekspor daerah.

Hasil tangkapan ikan tuna nelayan NTB di laut lepas yang menopang sektor perikanan dan ekspor daerah.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muslim, S.T., M.Si., menerima kunjungan audiensi Direktur PT High Point Fisheries bersama jajaran terkait di lingkup DKP NTB. Audiensi tersebut membahas capaian produksi, ekspor tuna, serta sejumlah kendala yang dihadapi pelaku usaha perikanan di NTB sepanjang tahun 2025.

Dalam pertemuan tersebut, pihak PT High Point Fisheries menyampaikan bahwa hingga tahun 2025, realisasi pengiriman komoditas ikan tuna gelondongan mencapai sekitar 200 ton, yang digunakan untuk mendukung kebutuhan bahan baku PT Primo, perusahaan asal Amerika Serikat yang beroperasi di Benoa, Bali. Selain itu, perusahaan juga mengekspor produk tuna olahan sebanyak 480 ton dengan tujuan pasar Amerika Serikat.

Namun demikian, produksi tangkapan ikan tuna di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 573 pada tahun 2025 dilaporkan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Terpilih Iqbal-Dinda Dinyatakan Sehat, Siap Ikuti Pelantikan dan Pelatihan di Akmil

Penurunan ini dinilai dipengaruhi oleh sejumlah kendala regulasi, khususnya terkait perizinan kapal perikanan yang diterbitkan oleh pemerintah pusat.
Salah satu kendala utama adalah kebijakan perizinan kapal pusat yang hanya memberikan satu zona wilayah penangkapan (WPP), sehingga membatasi ruang gerak armada dalam memenuhi kebutuhan stok tuna. Padahal, Provinsi NTB memiliki dua wilayah penangkapan yang sangat potensial dan berdekatan, yakni WPP 573 dan WPP 713.

Selain itu, pemasangan Vessel Monitoring System (VMS) bagi kapal izin daerah yang bermigrasi menjadi kapal izin pusat juga masih menjadi polemik di lapangan. Biaya tambahan pemasangan VMS dinilai memberatkan nelayan dan pelaku usaha, sehingga berdampak pada efektivitas operasional penangkapan ikan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DKP NTB, Muslim, menegaskan bahwa berbagai permasalahan yang dihadapi pelaku usaha perikanan di daerah telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah pusat dalam setiap forum koordinasi.

Baca Juga :  Gubernur NTB Tak Hadir, Miq Gite Wakili Peresmian Kantor PB NWDI

“Permasalahan ini sudah berkali-kali kami suarakan dalam pertemuan dengan pemerintah pusat. Kami berharap ada solusi kebijakan yang lebih berpihak pada keberlanjutan usaha perikanan dan kesejahteraan nelayan,” tegas Muslim.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi NTB tetap berkomitmen mendorong terciptanya iklim usaha perikanan yang kondusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Menurutnya, keberlangsungan sektor perikanan menjadi bagian penting dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami menyadari bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6 persen hanya dapat tercapai apabila kegiatan usaha, termasuk sektor perikanan, berjalan secara produktif, efektif, dan efisien,” pungkasnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha perikanan dalam memperjuangkan kebijakan yang adil, adaptif, serta mendukung keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan di Nusa Tenggara Barat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya
Evi Apita Maya Bahas Bantuan Bibit Kopi untuk Petani NTB, Hilirisasi Jadi Sorotan
Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Evi Apita Maya Bahas Bantuan Bibit Kopi untuk Petani NTB, Hilirisasi Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Berita Terbaru