SUMBAWAPOST.com | Lombok Barat-Suasana rumah Kepala Dusun (Kadus) Medas Kepor di Desa Kayangan, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, Selasa malam (2/12/2025), mendadak menjadi pusat perhatian. Lokasi tersebut menjadi tempat berlangsungnya mediasi kasus nikah atau kawin lari beda agama yang melibatkan dua warga dari desa berbeda.
Proses mediasi dikawal langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Mambalan, Bripka Danang Sigit, guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Dikonfirmasi terpisah pada Rabu (3/12/2025), Kapolsek Gunungsari, Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, menjelaskan bahwa mediasi dimulai sekitar pukul 22.00 Wita, setelah adanya laporan dari perangkat desa terkait perbedaan pendapat antara keluarga kedua calon mempelai.
“Kehadiran anggota kami dalam mediasi itu untuk memastikan situasi tetap kondusif. Kami ingin prosesnya berjalan baik, tanpa emosi yang meledak dan tetap mengedepankan musyawarah untuk mufakat,” ujar Kapolsek Adnyana.
Pertemuan tersebut menghadirkan kedua calon pengantin, yakni Mas’ud, warga Dusun Medas Kepor, Desa Kayangan, dan Desak Nyoman Budiarti, warga Dusun Lilir Barat, Desa Mambalan, Kecamatan Gunungsari.
Turut hadir pula keluarga besar dari kedua belah pihak, Kadus Medas Kepor, Kadus Lilir Barat, serta Bhabinkamtibmas Desa Mambalan yang sejak awal ikut mengawal jalannya mediasi.
Dalam proses musyawarah itu, keluarga pihak perempuan meminta agar putrinya dibawa pulang terlebih dahulu ke rumah orang tua untuk menenangkan suasana.
Permintaan tersebut langsung disetujui pihak laki-laki, sebagai langkah menghindari potensi perselisihan yang lebih besar.
“Keputusan ini kami apresiasi. Semua pihak menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi persoalan yang cukup sensitif,” kata Iptu Adnyana.
Calon mempelai perempuan pun menyatakan siap pulang ke rumah orang tuanya, dengan syarat diantar langsung oleh keluarga pihak laki-laki. Permintaan itu juga disanggupi, dan proses pengantaran nantinya akan didampingi oleh Kadus Lilir Barat serta Bhabinkamtibmas Desa Mambalan.
Kapolsek Gunungsari memastikan seluruh rangkaian mediasi berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.
“Kami bersyukur situasinya kondusif. Kesepakatan tercapai tanpa ada keributan,” tutupnya.
Penulis : SUMBAWAPOST.com
Editor : SUMBAWAPOST.com
Sumber Berita: Polsek Senggigi









