Ngobrol Perizinan, Singgung Tambang! DPRD NTB dan Lampung Kompak Godok Aturan Strategis

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat menerima kunjungan kerja dari Komisi I DPRD Provinsi Lampung pada Selasa, 24 Juni 2025. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Pleno Gedung Sekretariat DPRD NTB ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan bertukar pengalaman mengenai perizinan dan pertanahan, khususnya dalam sektor usaha dan pertambangan di daerah.

Rombongan DPRD Lampung disambut langsung oleh pimpinan dan anggota Panitia Khusus (Pansus) I DPRD NTB, yang saat ini tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah.

Ketua Pansus I DPRD NTB, Abdul Rauf, S.T., M.M., yang didampingi oleh anggota Pansus, Raden Rahadian Soedjono dan Hulaemi, S.E., menerima langsung delegasi DPRD Lampung dan memimpin jalannya forum diskusi.

Baca Juga :  Lebih Kejam dari Reklamasi Pagar Laut Banten! Amahami Dirusak, Badko HMI Bali Nusra Tuding Penegak Hukum NTB Malah Bungkam

“Kami menerima kunjungan DPRD Provinsi Lampung dari Komisi I yang tengah menyusun Rancangan Perda tentang Izin Pertambangan. Di saat yang sama, NTB juga sedang menyusun Raperda tentang Perizinan Berusaha di Daerah,” jelas Abdul Rauf Duta Partai Demokrat Dapil NTB VI (Bima, Dompu dan Kota Bima).

Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk mendiskusikan tantangan implementasi regulasi di lapangan, termasuk sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, efektivitas pelayanan publik, serta perlindungan kepentingan masyarakat dalam proses perizinan.

Baca Juga :  Uang Rp2,8 Miliar dari Bandar Narkoba Muncul di Kasus Eks Kapolres Bima Kota, Kejati NTB Buka Fakta Baru

Diskusi juga menyoroti perlunya tata kelola perizinan yang adaptif terhadap dinamika daerah kepulauan seperti NTB dan Lampung, serta penguatan pengawasan terhadap sektor pertambangan yang kerap menjadi perhatian publik.

“Kunjungan ini menjadi momen strategis untuk saling belajar dan bertukar informasi terkait bagaimana masing-masing daerah mengelola proses perizinan secara efisien namun tetap sesuai koridor hukum,” tambah Abdul Rauf.

Pertemuan ditutup dengan semangat kolaboratif untuk memperkuat kerja sama antarlembaga legislatif daerah dalam mendukung terciptanya regulasi yang berpihak pada kepentingan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

 

Berita Terkait

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI
Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani
Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak
Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara
2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, 1.069 di Antaranya ODGJ Berat
Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako
68 Blok WPR NTB Ditata, 21 Koperasi Ajukan IPR untuk Tekan Tambang Ilegal
Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Produksi Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan 600 Ribu Ton: Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sembalun Jadi Benteng Bawang Putih RI, Perang Lawan Impor Dimulai dari Kaki Rinjani

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur NTB Blusukan ke Pengungsian Korban Gempa NTT, Bawa Cokelat untuk Anak-Anak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Saat NTT Diguncang Gempa, Gubernur NTB Turun Langsung: Kami Datang Sebagai Saudara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, 1.069 di Antaranya ODGJ Berat

Berita Terbaru