Ngaspal Demi Perut, Tapi Dihantam ODOL! Sopir Batur Sasak ‘Ngadu’ ke DPRD NTB

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Komisi IV DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan Perkumpulan Driver Batur Sasak, Rabu (25/6/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari aksi damai yang digelar para sopir sehari sebelumnya di Gerbang Utama Kantor DPRD NTB.

Hearing tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim, dan didampingi oleh dua anggota komisi, yakni Efan Limantika dan H. Suharto, S.T., M.M.. Dalam forum ini, perwakilan sopir menyampaikan sejumlah aspirasi, terutama menyangkut:

1. Tuntutan atas upah layak bagi sopir angkutan barang

2. Kepastian regulasi terhadap kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL)

3. Dampak sosial-ekonomi dari kebijakan ODOL terhadap pendapatan harian sopir

Baca Juga :  Polda NTB Gencarkan Patroli di Kawasan Wisata Demi Liburan Aman

“Kami ingin kejelasan dan kepastian hukum soal kebijakan ODOL ini. Jangan sampai kami yang di lapangan jadi korban kebijakan yang tidak adil,” tegas salah satu perwakilan sopir dalam forum tersebut.

Hearing ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Dalam tanggapannya, pihak Dinas Perhubungan menyatakan akan segera mengkaji ulang mekanisme tarif angkutan barang dan menampung seluruh masukan dari para sopir.

Pihak Dishub juga berjanji akan melakukan koordinasi lanjutan dengan Direktorat Lalu Lintas Polda NTB dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan agar penanganan isu ODOL lebih menyeluruh dan tidak memberatkan masyarakat kecil.

Baca Juga :  Dewan NTB Marga Harun Beri Pesan Tegas: Semoga Amanah dalam Menjalankan Tugas

Sementara itu, Dinas Perdagangan menegaskan bahwa kebijakan ODOL tidak boleh mengganggu distribusi barang kebutuhan pokok, sebab itu akan berdampak pada harga pasar dan inflasi daerah.

Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim, menekankan pentingnya perumusan kebijakan yang adil dan tidak merugikan pihak mana pun, baik para sopir maupun pengguna jalan.

“Kami berharap Dishub segera menyusun kebijakan standarisasi tarif angkutan yang berkeadilan. Jangan sampai sopir jadi tumbal atas nama kebijakan nasional. Mereka ini pejuang logistik di jalan,” tegas Hamdan.

Dengan hearing ini, Komisi IV DPRD NTB menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya sektor transportasi yang menjadi urat nadi perekonomian daerah.

 

Berita Terkait

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Garnita NasDem NTB Tancap Gas, Ambil Bagian dalam Gerakan Nasional 1.500 Kakus Sekolah
Wagub NTB Sentil ASN Dinas Pertanian: Jangan Cuma Hadir di Absen, Hadirlah untuk Petani
HUT ke-15 Garnita NasDem NTB Tak Sekadar Tiup Lilin, 11 Kakus Sekolah Direstorasi
Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Kamis, 3 September 2026 - 17:53 WIB

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut

Kamis, 3 September 2026 - 17:19 WIB

Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Garnita NasDem NTB Tancap Gas, Ambil Bagian dalam Gerakan Nasional 1.500 Kakus Sekolah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Muslim Bersama Jajaran Menerima Kunjungan Kerja Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara untuk Mempelajari Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

Pemerintahan

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:53 WIB