NTB bersiap memasuki babak baru transportasi ramah lingkungan. Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa mulai bulan depan seluruh kendaraan dinas berbahan bakar minyak (BBM) di lingkungan Pemprov NTB wajib beralih ke mobil listrik sebagai langkah strategis mendorong efisiensi anggaran dan percepatan transisi energi bersih.
SUMBAWAPOST.com| Mataram- Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat komitmen menuju ekonomi hijau dan pembangunan rendah karbon melalui Agenda Rapat Kemitraan Strategis Inggris-NTB, Kamis (13/11/2025), di Ruang Kerja Gubernur NTB.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, didampingi pejabat Kementerian PPN/Bappenas dan Foreign, Commonwealth dan Development Office (FCDO) Inggris, menegaskan bahwa NTB ingin menjadi contoh nyata transformasi energi bersih di Indonesia.
Sebagai langkah konkret, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal mengungkapkan bahwa mulai bulan depan seluruh kendaraan operasional Pemprov NTB akan diganti dengan mobil listrik, sekaligus menginstruksikan kantor-kantor pemerintah untuk beralih ke energi terbarukan, termasuk pemasangan panel surya di gedung pemerintahan.
“Mulai dari diri kami sendiri, kami ingin NTB menjadi contoh transformasi energi bersih,” tegas Gubernur Miq Iqbal.
Miq Iqbal juga menyoroti potensi besar NTB dalam sektor energi terbarukan. Dengan 77 bendungan yang bisa digunakan untuk panel surya terapung hingga 20% dari luas perairan, serta potensi energi panas bumi dan mikrohidro, NTB memiliki sumber daya melimpah untuk menjadi pusat energi hijau nasional.
“Kami memiliki radiasi matahari tertinggi di Indonesia. Jika potensi ini dimanfaatkan, kita bisa menghasilkan energi surya dalam kapasitas besar. Ini belum termasuk potensi panas bumi dan mini hidro yang tersebar di berbagai daerah,” ungkapnya.









