Mori Hanafi Bangkit: Dibuang Gerindra, Dipercaya NasDem-DPR RI Dicaplok, NasDem NTB Ditaklukkan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Jakarta – Dunia politik NTB kembali memanas setelah sosok Mori Hanafi mencetak comeback dramatis yang mencuri perhatian nasional. Setelah ‘dibuang’ oleh Partai Gerindra dan kehilangan kursi pimpinan DPRD NTB, Mori justru bangkit lebih kuat. Ia tak hanya merebut kursi DPR RI pada Pemilu 2024, tetapi kini juga resmi dinobatkan sebagai Ketua DPW Partai NasDem NTB periode 2025–2030.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi Fransiskus Taslim, dalam acara resmi di NasDem Tower, Jakarta, Senin (2/6/2025). Mori menggantikan H. Rumaksi yang sebelumnya memimpin partai di wilayah NTB.

“Ini adalah bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar dari partai. Saya akan menjadikan NasDem NTB sebagai rumah bersama untuk semua kekuatan perubahan,” ujar Mori.

Penunjukan ini menjadi klimaks dari perjalanan politik Mori Hanafi yang penuh dinamika. Lahir di Jakarta pada 21 Juli 1972 dari keluarga tokoh nasional, Mori sempat mengukir karier panjang di DPRD NTB sejak 2008. Ia sempat menjabat Wakil Ketua DPRD selama dua periode, namun harus tersingkir dari pucuk pimpinan ketika Gerindra melakukan rotasi internal.

Baca Juga :  Pj Gubernur Tegaskan PON XXII 2028 NTB-NTT Harus Menorehkan Lima Prestasi

Namun, alih-alih tenggelam, Mori justru bermigrasi ke Partai NasDem dan bertarung di Pemilu Legislatif 2024 untuk merebut kursi DPR RI dari Dapil NTB I (Pulau Sumbawa). Hasilnya mengejutkan, Mori menyumbang 67.727 suara dari total 100.792 suara yang diperoleh NasDem di dapil tersebut, menjadikannya kontributor terbesar dan simbol kekuatan baru partai, sehingga mengantarkan ia ke Senayan.

Kini, dengan jabatan sebagai anggota Komisi V DPR RI dan Ketua DPW NasDem NTB, Mori menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam peta politik NTB menuju 2029. Ia telah menyatakan akan segera melakukan konsolidasi struktural ke seluruh DPD kabupaten/kota dan mendorong kaderisasi yang kuat.

Baca Juga :  Hendri Satrio Sebut Bang Zul Dipercaya Prabowo Lanjutkan Pembangunan di NTB

“Kepemimpinan ini bukan tentang jabatan. Ini soal merawat semangat restorasi, menyatukan kekuatan, dan menyentuh kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Mori juga dikenal aktif memperjuangkan isu-isu pembangunan infrastruktur, konektivitas antarwilayah, serta peningkatan layanan publik di kawasan timur Indonesia. Dengan pengalaman dan jaringan nasional yang luas, NasDem NTB di bawah kendalinya diprediksi bakal jadi kekuatan politik yang patut diperhitungkan.

Kisah bangkitnya Mori Hanafi menjadi bukti bahwa dalam politik, yang terbuang hari ini bisa menjadi pemimpin esok hari. Gerindra mungkin telah melepasnya, tapi NasDem justru melihat masa depan di pundaknya.

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Sumbawa Barat Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB, Lebih dari Rp11 Triliun, Disusul Dompu
Kejati NTB Jawab Desakan Badko HMI soal Reklamasi Amahami: Masih Ditangani
Berita ini 600 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB