Miq Iqbal Gercep Redam Demo, Direktur NasPol NTB: Ini Bukan Gubernur Kaleng-Kaleng

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 11:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST. com, Mataram – Direktur Nasional Politik (NasPol) NTB, Ardiansyah, memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat dan tegas Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dalam meredam gelombang aksi demonstrasi yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram, pada  Senin 1 September 2025 kemarin.

Menurut Ardiansyah, kepemimpinan Miq Iqbal sapaan akrab Gubernur  menunjukkan kelasnya dalam mengelola dinamika sosial dan politik daerah. Dengan mengedepankan dialog, komunikasi terbuka, dan penyelesaian damai, Gubernur berhasil menurunkan suhu ketegangan tanpa harus mengorbankan aspirasi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi ketegasan sekaligus keluwesan Gubernur Iqbal dalam menangani situasi ini. Beliau responsif, cepat membaca keadaan, dan mampu menjembatani komunikasi antar semua pihak,” ujar Ardiansyah kepada wartawan, Selasa (2/9/2025).

Baca Juga :  UIN Mataram Dorong NTB Wujudkan Kebijakan Inklusif Berbasis Nilai Agama dan Kemanusiaan

Pria yang akrab disapa Sangaji sape ini  menegaskan, keberhasilan Gubernur bukan hanya soal meredam aksi, tetapi juga membangun kembali kepercayaan antara pemerintah daerah, masyarakat, dan kelompok-kelompok yang sebelumnya turun ke jalan.

“Ini contoh nyata kepemimpinan yang bukan cuma tegas, tapi juga bijaksana. Pak Gubernur paham kapan harus bicara, kapan harus mendengar, dan kapan harus turun langsung. Miq Iqbal Ini Bukan Gubernur Kaleng-Kaleng,” tambahnya.

Baca Juga :  Derita Honorer Dompu: Nasib Di Ujung Tanduk, Bupati Bambang Berjanji Perjuangkan ke Pusat

Langkah strategis yang diambil Gubernur Iqbal dinilai mampu menciptakan suasana kondusif, sehingga roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal. Tak hanya itu, pendekatan musyawarah dan mufakat diyakini menjadi kunci utama dalam mencegah potensi eskalasi konflik di kemudian hari.

Sangaji Sape berharap kebijakan progresif dan responsif semacam ini terus dipertahankan untuk menjaga stabilitas sosial dan politik NTB.

“Dengan gaya kepemimpinan seperti ini, kami optimistis NTB akan semakin aman, damai, dan siap mendunia,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan
NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda ke-98, 15 Pemuda Pelopor NTB Raih Penghargaan, Ini 5 Nama ke Seleksi Nasional
Sumpah Pemuda ke-98, Sekda NTB Soroti Kekerasan Remaja
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda

Berita Terbaru