KELIRU! Gedung PSC Woha Disebut Rp7 Miliar, PPK Tegaskan Anggaran Hanya Rp1 Miliar

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Public Safety Center (PSC) 119 di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima yang dibangun tahun 2019 dengan anggaran sekitar Rp1 miliar lebih.

Gedung Public Safety Center (PSC) 119 di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima yang dibangun tahun 2019 dengan anggaran sekitar Rp1 miliar lebih.

SUMBAWAPOST.com| Bima- Gedung Public Safety Center (PSC) 119 di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, kembali menjadi sorotan setelah beredar informasi di media sosial Facebook yang menyebutkan bangunan layanan kegawatdaruratan kesehatan itu menelan anggaran hingga Rp7 miliar.
Informasi tersebut dipastikan tidak benar. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan Gedung PSC 119 Woha, Ashadi Husein, SKM., MH.Kes, menegaskan bahwa anggaran pembangunan gedung tersebut hanya sekitar Rp1 miliar lebih.

“Keliru Rp7 miliar itu. Yang benar hanya Rp1 miliar lebih,” ucap Ashadi saat dikonfirmasi, Jumat (7/3/2026).

Baca Juga :  Korupsi Proyek Puskesmas Rp7 M di Lombok Tengah Terbongkar, Tiga Tersangka Resmi Dilimpahkan ke Kejati NTB

Ashadi menjelaskan, pembangunan PSC dilakukan pada 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp1.060.000.000. Anggaran tersebut sudah termasuk pengadaan meubelair seperti meja, kursi, lemari, serta fasilitas pendukung seperti AC dan televisi. “Dengan gedung include Rp1 miliar 60 juta,” katanya.

Ia memastikan bahwa dalam paket pembangunan gedung tersebut tidak termasuk pengadaan alat kesehatan (alkes). Begitu pula dengan pengadaan mobil ambulans senilai Rp304 juta dan perangkat komunikasi senilai Rp525 juta yang tidak masuk dalam anggaran pembangunan gedung.

Baca Juga :  Usai Coklit, KPU NTB Susun Daftar Pemilih Pilkada Serentak 2024 Hasil Pemutakhiran

“Gedung proses tender. Sementara pengadaan ambulance dan perangkat komunikasi PSC melalui E-Catalog,” beber dia.

Selain itu, Ashadi juga meluruskan bahwa pembangunan PSC tidak dilakukan bersamaan dengan pembangunan Puskesmas Woha. Ia menambahkan, sumber anggaran pembangunan PSC berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler, bukan dari DAK Afirmasi.

“Gedung dikerjakan CV. Perkasa Mandiri. Sementara mobil ambulance oleh PT. Cakra Mobilindo,” tandasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru