Meresahkan Warga, Spesialis Curanmor Asal Monta Pasrah Saat Dijemput Polisi di Rumahnya

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) yang meresahkan masyarakat yakni MJ (19), akhirnya tidak berkutik saat dijemput paksa oleh Tim Kaisar Hitam Sat Reskrim Polres Bima Kota. Pemuda asal Desa Tolotangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima ini, ditangkap saat sedang tertidur pulas di rumahnya pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WITA.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Iptu Franto A. Matondang, S.I.K menjelaskan, penangkapan MJ dilakukan berdasarkan laporan para korban yang kehilangan sepeda motor mereka. Selain itu, aksi pelaku yang sering kali meresahkan warga semakin memperkuat dasar penangkapan ini.

Baca Juga :  Mangrove Sekotong Diacak-acak! DPRD NTB Siap Audit Reklamasi Haram PT GWP dan Galian C Bermodal Solar Subsidi

“Dengan modus operandi yang terorganisir, MJ sudah lama menjadi target operasi kami karena sepak terjangnya yang merugikan banyak pihak,” ungkap Iptu Franto. dalam keterangan yang diterima media ini (16/01/2025) pagi.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan dua unit sepeda motor hasil curian terakhir yang dilakukan oleh pelaku. Barang bukti tersebut kini telah diamankan di Mapolres Bima Kota untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Polisi Turun Tangan Atasi Krisis Air Bersih di Kabupaten Bima 

“Kini pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bima Kota guna ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,” pungkas Kasat Reskrim.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Polres Bima Kota, khususnya Tim Kaisar Hitam, dalam memberantas kejahatan, termasuk pencurian kendaraan bermotor, yang merugikan masyarakat. Langkah tegas kepolisian ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku dan ketenangan bagi masyarakat.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 268 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB