Merah Putih Tak Cuma di Darat, Tapi Juga di Laut! NTB Pamerkan Upacara Kemerdekaan Paling Epik

Avatar

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur – Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Lombok Timur benar-benar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bukan hanya di darat, Sang Saka Merah Putih juga gagah berkibar di tengah lautan jernih perairan Gili Petagan, Ahad (17/8/2025).

Momen langka itu menjadi penegas bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya berakar di tanah, tetapi juga berdenyut di dada para penjaga laut Nusantara. Personel Ditpolairud Polda NTB, TNI AL, Basarnas Mataram, PLN Nusantara Power, Pokwasmas, mahasiswa Universitas Mataram, hingga warga pesisir bahu membahu dalam satu upacara bersejarah.

Baca Juga :  Paslon RAMAH Komitmen Wujudkan Lombok Timur Bahagia di Debat Kedua

Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, S.IK., M.H., menegaskan pengibaran Merah Putih di lautan bukanlah seremoni biasa.

“Laut adalah bagian dari kedaulatan bangsa. Dengan mengibarkan bendera di atasnya, kita menunjukkan bahwa kedaulatan itu kita jaga bersama. Sinergi inilah yang mencerminkan gotong royong Indonesia sejati,” tegasnya.

Upacara dibagi di dua titik yakni darat Gili Bidara dan perairan Gili Petagan. Dua kapal polisi, KP XXI-1002 dan KP XXI-2012, siaga mengawal jalannya acara, memastikan seluruh rangkaian berlangsung aman, khidmat, dan penuh wibawa.

Menurut Kombes Boy Samola, perayaan di laut ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kekayaan maritim Indonesia.

Baca Juga :  HUT RI ke-80 di NTB: Olahraga Tradisional, Seni, dan Parade Budaya, Semua Gaspol demi Persatuan

“NTB punya laut yang indah sekaligus strategis. Saat Merah Putih berkibar di atasnya, itu adalah pesan kuat bahwa laut kita harus dijaga, dan rasa nasionalisme harus terus dipupuk,” ujarnya.

Suasana semakin menggetarkan hati ketika para peserta dari berbagai latar belakang berdiri tegak, memberi hormat saat Merah Putih naik ke puncak tiang. Dari darat hingga laut, pekikan lantang ‘Merdeka’ membahana, menyatukan jiwa-jiwa dalam semangat kemerdekaan yang tak pernah pudar.

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Sumbawa Barat Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB, Lebih dari Rp11 Triliun, Disusul Dompu
Kejati NTB Jawab Desakan Badko HMI soal Reklamasi Amahami: Masih Ditangani
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB