SUMBAWAPOST.com, Lombok Timur – Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Lombok Timur benar-benar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bukan hanya di darat, Sang Saka Merah Putih juga gagah berkibar di tengah lautan jernih perairan Gili Petagan, Ahad (17/8/2025).
Momen langka itu menjadi penegas bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya berakar di tanah, tetapi juga berdenyut di dada para penjaga laut Nusantara. Personel Ditpolairud Polda NTB, TNI AL, Basarnas Mataram, PLN Nusantara Power, Pokwasmas, mahasiswa Universitas Mataram, hingga warga pesisir bahu membahu dalam satu upacara bersejarah.
Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, S.IK., M.H., menegaskan pengibaran Merah Putih di lautan bukanlah seremoni biasa.
“Laut adalah bagian dari kedaulatan bangsa. Dengan mengibarkan bendera di atasnya, kita menunjukkan bahwa kedaulatan itu kita jaga bersama. Sinergi inilah yang mencerminkan gotong royong Indonesia sejati,” tegasnya.
Upacara dibagi di dua titik yakni darat Gili Bidara dan perairan Gili Petagan. Dua kapal polisi, KP XXI-1002 dan KP XXI-2012, siaga mengawal jalannya acara, memastikan seluruh rangkaian berlangsung aman, khidmat, dan penuh wibawa.
Menurut Kombes Boy Samola, perayaan di laut ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kekayaan maritim Indonesia.
“NTB punya laut yang indah sekaligus strategis. Saat Merah Putih berkibar di atasnya, itu adalah pesan kuat bahwa laut kita harus dijaga, dan rasa nasionalisme harus terus dipupuk,” ujarnya.
Suasana semakin menggetarkan hati ketika para peserta dari berbagai latar belakang berdiri tegak, memberi hormat saat Merah Putih naik ke puncak tiang. Dari darat hingga laut, pekikan lantang ‘Merdeka’ membahana, menyatukan jiwa-jiwa dalam semangat kemerdekaan yang tak pernah pudar.









