210 Penari NTB Guncang Istana Merdeka: Tembolak Beaq Bikin Presiden Angkat Alis, Undangan Tersihir

Avatar

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Jakarta – Tepuk tangan meriah menggema di Istana Merdeka saat 210 penari muda asal Nusa Tenggara Barat (NTB) menutup rangkaian acara penurunan Sang Saka Merah Putih, Minggu (17/8). Membawakan Tari Tembolak Beaq dalam konsep The Spirit of Sasambo, para penari berhasil memukau tamu undangan, termasuk Presiden RI, yang menyaksikan langsung penampilan itu dan disiarkan hampir di semua stasiun televisi nasional.

Tampil sebagai penutup, kehadiran Tim Penari NTB ibarat “happy ending” penuh warna. Gerakan dinamis berpadu dengan alunan musik tradisi, membuat suasana di halaman Istana Merdeka berubah menjadi panggung megah kebudayaan.

Baca Juga :  Menjelang HUT ke-67 NTB, Gubernur Iqbal Pasang Target Tinggi: Pelabuhan, Infrastruktur dan RS Harus Naik Kelas

Kolaborasi budaya tiga etnis besar di NTB Sasak, Samawa, dan Mbojo (Sasambo) ditampilkan dengan harmoni yang menegaskan betapa kayanya warisan leluhur daerah.

Kepala Bidang Pengembangan Daya Saing dan Kepemudaan Dispora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., mengaku haru sekaligus bangga. Baginya, momen ini adalah buah kerja keras panjang para penari sejak masa latihan di NTB hingga pematangan di Jakarta.

“Ini adalah bukti kerja keras anak-anak NTB. Mereka tampil bukan hanya untuk menghibur, tapi juga membawa nama daerah di panggung nasional,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari tangan dingin koreografer Lalu Suryadi Mulawarman, S.Sn., M.M., yang juga menjabat Kepala Taman Budaya NTB. Ia meramu tarian, musik Gendang Beleq, dan unsur adat menjadi sebuah karya akulturasi yang dinamis dan penuh makna.

Baca Juga :  Basarnas Siagakan Dua Helikopter untuk Pastikan Keselamatan Medis MotoGP Mandalika 2025

“Semua elemen budaya kita satukan agar tampil harmonis, enerjik, sekaligus tetap menjaga ruh tradisi,” jelas Suryadi.

Dispora NTB berharap, penampilan spektakuler ini tak berhenti di Istana Merdeka saja, tetapi bisa menembus panggung internasional.

“Kami ingin penampilan ini menjadi awal bagi pemuda NTB untuk tampil di event-event kelas dunia. Sesuai visi NTB Makmur Mendunia, seni budaya kita harus bisa go internasional,” pungkas Tarmidzi penuh optimisme.

 

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB