Malam Berdarah Petani Bawang di Sumbawa: Warga Bima Mengamuk, Hujani Korban dengan Bacokan hingga Tewas di Tempat

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa Besar – Aksi balas dendam berujung tragis terjadi di Desa Muer, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Seorang pria tewas secara mengenaskan setelah dianiaya oleh keluarga pelaku dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (17/5/2025).

Kapolres Sumbawa, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, S.H., S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Plampang, Iptu Harirustaman, S.H., mengungkapkan bahwa kejadian bermula dari tindakan penganiayaan yang lebih dahulu dilakukan oleh korban berinisial S (45) terhadap salah satu anggota keluarga pelaku, yakni I.

“Permasalahan utama ini dikarenakan pelaku tidak menerima keluarganya dianiaya oleh korban yang menyebabkan kepala Sdr. I bocor,” ucap Kapolsek.

Insiden bermula sekitar pukul 16.00 WITA, saat Sdr. F dan Sdr. I berboncengan menuju bendungan Biara di Desa Brang Kolong. Dalam perjalanan, mereka dihentikan oleh Sdr. S (korban) dan Sdr. G yang menanyakan masalah uang sewa lahan milik Sdr. HM. Ketegangan pun tak terelakkan hingga terjadi cekcok. Dalam keributan itu, Sdr. S (korban) mengambil batu dan memukulkannya ke kepala Sdr. I hingga menyebabkan luka di bagian kening dan mengeluarkan darah.

Baca Juga :  NTB Siaga Nataru, Gubernur Susun Rencana Darurat Hadapi Cuaca Ekstrem di Destinasi Wisata

Sdr. I kemudian kembali ke pondok dan dilihat oleh saksi, Sdr. IM, dalam keadaan terluka. Sdr. IM lantas membawa Sdr. I ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

Tak terima atas kejadian tersebut, keluarga Sdr. I mendatangi pondok milik Sdr. S di Desa Muer, Kecamatan Plampang, dan melakukan penyerangan. Dalam penyerangan itu, korban dianiaya menggunakan sebilah parang yang mengenai kepala kanan dan kiri serta punggung, hingga akhirnya meninggal dunia di tempat.

Melihat korban bersimbah darah, saksi Sdr. A langsung membawa tubuh korban ke Puskesmas Plampang menggunakan mobil carry. Namun, sesampainya di puskesmas, petugas medis menyatakan bahwa korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Ditemukan pula beberapa luka robek akibat senjata tajam yang digunakan pelaku.

Baca Juga :  Festival Senggigi 2026 Suguhkan Kesenian dan Budaya dari 10 Kecamatan untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Mendapatkan laporan kejadian tersebut, personel Polsek Plampang segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Dari keterangan yang diperoleh, kedua belah pihak diketahui berasal dari Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, dan merupakan pendatang yang bekerja sebagai petani bawang di wilayah Plampang.

Kapolsek Plampang bersama anggotanya, dibantu Tim Opsnal Polres Sumbawa, berhasil mengamankan lima (5) orang terduga pelaku penganiayaan berat dalam kasus ini.

Seluruh terduga pelaku kini telah diamankan di Mapolres Sumbawa. Penanganan perkara akan ditangani oleh Sat Reskrim Polres Sumbawa, yang juga akan terus mengembangkan dan menyelidiki kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib dan tidak melakukan tindakan melawan hukum lainnya.

Berita Terkait

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali
Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
Berita ini 493 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:23 WIB

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab

Senin, 20 Juli 2026 - 14:23 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 13:55 WIB

Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. bersama jajaran di Kantor Bupati Sumbawa untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui riset, hilirisasi, inovasi, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pemerintahan

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Jul 2026 - 18:23 WIB