‘Lelah Ya Bang?’, Curhat Pedas Kadis DKP NTB: Semua Duit SDA Lari ke Pusat, Daerah Cuma Jaga

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muslim, meluapkan kekecewaannya terhadap kebijakan pusat yang dinilai tidak adil dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) kelautan di daerah. Dalam sebuah forum resmi, ia menceritakan dengan tegas menyuarakan keresahan yang menurutnya tidak hanya dirasakan NTB, tetapi juga oleh seluruh kepala dinas kelautan di Indonesia.

“Daerah ini sebenarnya kasihan. Di tengah kondisi dana terbatas, nilai tambah pemanfaatan SDA terlalu sentralistis. Semua dikelola hasilnya ke pusat. Di satu sisi kita disuruh jaga, tapi uangnya nggak dikasih. Ini fakta,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia bahkan menunjukkan bukti berupa percakapan di grup WhatsApp kepala dinas kelautan se-Indonesia yang ramai memprotes kondisi serupa. Dalam Rakornas di Bali, ia sempat mengkonfirmasi hal ini langsung kepada Menteri Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga :  Pemprov NTB Dorong Standarisasi Ornamen dan Arsitektur Khas Sasak, Samawa, dan Mbojo

“Contoh paling nyata itu benih lobster. NTB adalah penghasil terbesar benih lobster, tapi hasilnya semua lari ke pusat,” tegasnya.

Tak hanya itu, Muslim juga menyinggung soal dana miliaran dari sektor pertambangan dan kelautan yang mengalir ke pemerintah pusat tanpa kontribusi berarti ke daerah.

“Bayangkan tambang PT Amman Mineral untuk izin ruang penempatan tailing saja, bayarnya miliaran ke pusat. Mutiara di Sekotong juga, satu titik bisa miliaran dibayar ke pusat. Kita di daerah dapat apa?,” katanya dengan nada geram.

Ia mengaku sudah terlalu lama mengabdi di sektor kelautan ketimpangan perlakuan antara pusat dan daerah terlihat.

Baca Juga :  Pelajar SMA Kota Mataram Asal Sumbawa Curi Motor Teman, Modus Numpang Tidur

“Saya sudah biasa hidup di lapangan, bukan duduk di belakang meja. Saya ini bukan melawan pusat, saya hormat, tapi tolonglah proporsional sedikit,” tambahnya.

Muslim mengungkapkan bahwa ia telah menyuarakan hal ini ke berbagai pihak, termasuk ke Gubernur NTB dan anggota DPD RI asal NTB Evi Apita Maya.

“Saya minta ke Bu Evi tolong bantu. Ini bukan soal satu dinas, kehutanan juga, energi juga. Semua sama-sama teriak, tapi siapa yang dengar?,”keluhnya.

Pernyataan ini membuka kembali wacana soal urgensi revisi kebijakan fiskal sektoral antara pusat dan daerah. Banyak pihak menilai, jika tidak segera ada pembenahan, daerah penghasil SDA seperti NTB hanya akan menjadi penonton di tengah kekayaan alamnya sendiri.

 

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap 7 Kasus BBM dalam Sepekan, 7 Orang Jadi Tersangka, 4.419 Liter Pertalite Disita
NasPol NTB Minta Dugaan Anomali Pokir DPRD Rp120 Miliar Dibuka ke Publik
Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting
Wakapolda NTB Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Mataram, Cegah Kemacetan Pagi
Kota Mataram Juara Umum Festival LASQI NTB 2026, Wagub Umi Dinda Soroti Regenerasi
Puluhan Wartawan se-Pulau Sumbawa Ikuti OKK PWI, Kompetensi dan Etika Jurnalistik Diperkuat
Bawaslu NTB Jadi Tamu Pertama di Kantor Baru DPW PKB saat Konsolidasi Demokrasi
Bawaslu NTB Ingatkan PKB Siapkan Kepengurusan dan Kantor untuk Verifikasi Pemilu
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Polda NTB Ungkap 7 Kasus BBM dalam Sepekan, 7 Orang Jadi Tersangka, 4.419 Liter Pertalite Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

NasPol NTB Minta Dugaan Anomali Pokir DPRD Rp120 Miliar Dibuka ke Publik

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Wakapolda NTB Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Mataram, Cegah Kemacetan Pagi

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:19 WIB

Kota Mataram Juara Umum Festival LASQI NTB 2026, Wagub Umi Dinda Soroti Regenerasi

Berita Terbaru

Panitia Pelaksana Melakukan Proses Identifikasi dan Verifikasi Pemilih Menggunakan Sistem E-voting Dalam Pilkades Serentak di 21 Desa Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Pemerintahan

Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting

Senin, 26 Okt 2026 - 12:13 WIB