Laskar Sasak Pasang Badan, Garda Terdepan Lawan Arogansi dan Kezaliman – Jangan Coba-Coba Menindas Rakyat

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 25 Maret 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok – Laskar Sasak tak tinggal diam. Dalam perayaan HUT ke-9, organisasi masyarakat ini resmi membentuk Team Quick Response (Tim Reaksi Cepat/ TRC) untuk menangani segala bentuk permasalahan di tengah masyarakat. Deklarasi TRC ini langsung dipimpin oleh Ketua Umum DPP, Lalu M. Ali Sadikin, di Warung Bambu, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, pada Selasa 25 Maret 2025.

Tim Reaksi Cepat: Solusi Kilat Hadapi Masalah Masyarakat

Pembentukan TRC bukan basa-basi. LBH Laskar Sasak, M. Fihiruddin, menegaskan bahwa Laskar Sasak adalah garda terdepan dalam menyikapi permasalahan sosial.

“Kami tidak akan tutup mata. Di era digital seperti sekarang, masalah cepat viral, dan kami harus lebih cepat merespons, terutama jika menyangkut ketidakadilan, keamanan, dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Baca Juga :  Cerita Korban Dugaan Penipuan Komisaris Perusahaan Debt Collector PT LNI di Lombok

Menurutnya, Laskar Sasak sebagai ormas besar di NTB harus sigap, terutama dalam menghadapi praktik sewenang-wenang seperti aksi brutal debt collector yang semakin meresahkan masyarakat.

Lawan Arogansi, Laskar Sasak Siap Beraksi

TRC hadir bukan hanya sebagai simbol, tapi sebagai kekuatan nyata dalam membantu masyarakat menghadapi ketidakadilan.

“Banyak laporan soal debt collector yang bertindak semena-mena, tidak peduli tempat dan situasi. Ini bisa memicu gejolak sosial. TRC Laskar Sasak akan turun tangan agar tidak ada lagi masyarakat yang merasa terintimidasi,” ujar Fihiruddin dengan nada tegas.

Baca Juga :  KPK Diminta Usut Keterlibatan Sekda, Eliya dan Maqdis Terkait Kasus Korupsi M Lutfi

Pesan Tegas: Bersatu Demi Keadilan dan Budaya Sasak

Dalam pesannya, Fihiruddin menekankan filosofi Laskar Sasak: Saling Tunah, Saling Kengen, Saling Periri yang berarti saling menjaga, menghormati, dan melindungi satu sama lain.

“TRC ini adalah langkah besar. Dengan restu Ketua Umum DPP, kami siap beraksi demi kepentingan sosial dan budaya masyarakat. Persatuan dan keadilan harus kita jaga,” pungkasnya.

Laskar Sasak Siap Turun ke Lapangan

Dengan terbentuknya TRC, Laskar Sasak mengirim pesan keras. Tak ada lagi ketidakadilan yang dibiarkan begitu saja. Masyarakat kini punya pelindung, suara, dan kekuatan yang siap bertindak cepat.

 

Berita Terkait

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya
Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya
Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja

Senin, 4 Mei 2026 - 19:24 WIB

Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:58 WIB

Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Berita Terbaru