Kerja Keras Petani Bawang Sumbawa Diapresiasi, Pj Gubernur NTB Minta Harus Mampu Beradaptasi Dengan Inovasi

Avatar

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa – Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hassanudin, mengapresiasi kerja keras para petani yang berhasil meningkatkan produksi Bawang Merah di tengah berbagai tantangan, seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga pasar.

Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Panen Bawang Merah bersama para petani di Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa (24/01/2025) kemarin.

Tidak hanya itu, pada kesempatan tersebut Pj Gubernur menekankan pentingnya para petani terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan meningkatkan inovasi dalam proses pertanian. Menurutnya, modernisasi pertanian dan pemanfaatan teknologi merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan global pada aspek pertanian.

“Inilah yang sebenarnya inovasi.
Kita mesti mampu menerjemahkan.
Kita harus lebih kuat dan lebih besar, karena kita mampu beradaptasi dengan segala perkembangan yang ada, baik dari segi teknologi, pola tanam hingga pemasaran,” ujar Pj Gubernur NTB.

Pj Gubernur Hassanudin berkesempatan langsung memanen dan menanam Bawang Merah dengan para petani, didampingi Kadis Pertanian Provinsi NTB, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi NTB, Karo Adpim, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, beserta para petani Desa Lopok dan tamu undangan.

Baca Juga :  Suara Proklamasi Menggema di Bumi Gora: Ketua DPRD NTB Bacakan Teks Kemerdekaan, Ribuan Pasang Mata Terpaku

Pj Gubernur NTB menyatakan Bawang Merah menjadi komoditas unggulan NTB.

“Bawang merah dari Sumbawa memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas unggulan NTB. Mari terus berkolaborasi. Kolaborasi itu bukan berarti campur tangan mengambil peran yang lain, tetapi bersama-sama menyelesaikan persoalan.” tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Ir. Ni Wayan Rusmawati, M.Si menerangkan selama ini para petani menanam bawang di musim kemarau, namun berkat Sekolah Lapang tematik Bawang Merah, para petani berani mengambil risiko membudidayakan Bawang Merah di musim hujan dan berhasil.

“Selama ini para petani kita, menanam bawang merah di musim kemarau, jarang bisa menanam di musim hujan, menanam di musim hujan banyak virus layu (pusarium) yang bisa menyebabkan panen gagal total,” tuturnya.

Baca Juga :  Resmi Dilantik! Komisi Informasi NTB 2026-2030 Diminta ‘Buka-Bukaan’, Miq Iqbal: Transparansi Tak Boleh Setengah Hati

Salah satu anggota Kelompok Tani Bawang Merah Syamsudin menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian Pj Gubernur menyempatkan diri pada kegiatan panen dan tanam Bawang Merah bersama di Desa Lopok. Dirinya berharap pula, pembuatan bedeng (Area Tanam Bawang Merah) pada masa mendatang, bisa lebih mudah.

“Kami berterima kasih kepada Pj Gubernur dan pemerintah yang hadir bersama kami, untuk panen dan tanam bawang. Kami berharap pemerintah terus mendukung kami, terutama dalam hal mesin dan bedeng. Kami buat menggunakan eskavator sehingga letak kesulitannya di sana. Semoga pemerintah ke depan berkenan memberikan bantuan mesin traktor roda empat,” pungkasnya.

Inovasi pertanian, mendorong para petani untuk membangun kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan lembaga keuangan.

“Memperluas akses pasar dan meningkatkan nilai tambah hasil pertanian,”tutupnya.

 

Berita Terkait

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali
Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:23 WIB

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab

Senin, 20 Juli 2026 - 14:23 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 13:55 WIB

Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. bersama jajaran di Kantor Bupati Sumbawa untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui riset, hilirisasi, inovasi, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pemerintahan

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Jul 2026 - 18:23 WIB