Kepung Polres Dompu, IMM Ultimatum Kapolres: Usut Tuntas Pengeroyokan Temba Lae dan Sikat Jaringan Narkoba

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PC IMM Dompu, Amin Rais, menyampaikan tuntutan organisasi menjelang aksi unjuk rasa di depan Polres Dompu yang mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan pengeroyokan di Temba Lae serta pemberantasan jaringan Narkotika.

Ketua Umum PC IMM Dompu, Amin Rais, menyampaikan tuntutan organisasi menjelang aksi unjuk rasa di depan Polres Dompu yang mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan pengeroyokan di Temba Lae serta pemberantasan jaringan Narkotika.

SUMBAWAPOST.com | Dompu- Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Dompu akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Dompu, Rabu (8/7/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk desakan kepada aparat kepolisian agar mengusut tuntas kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang pemuda di Temba Lae, memberantas peredaran Narkoba, serta menegakkan hukum secara profesional tanpa pandang bulu.

Ketua Umum PC IMM Dompu, Amin Rais, mengatakan aksi tersebut lahir dari keresahan masyarakat terhadap meningkatnya tindak kriminalitas, maraknya peredaran Narkotika, serta tuntutan agar institusi Kepolisian menjalankan tugas dan kewenangannya secara Profesional, Transparan, dan Berkeadilan.

“Aksi ini lahir dari keresahan masyarakat atas meningkatnya tindak kriminalitas, maraknya peredaran narkotika, serta tuntutan agar institusi kepolisian menjalankan tugas dan kewenangannya secara Profesional, Transparan, dan Berkeadilan,” ujar Ketua Umum PC IMM Dompu, Amin Rais.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian serius IMM Dompu adalah penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang pemuda di wilayah Temba Lae. Berdasarkan informasi yang dihimpun IMM Dompu, proses penyelidikan telah berlangsung dan terdapat pengakuan dari pihak yang diduga terlibat. Namun hingga saat ini, penanganan perkara dinilai belum menunjukkan perkembangan yang memberikan kepastian hukum bagi korban maupun masyarakat.

Di tengah proses tersebut, berkembang informasi di masyarakat mengenai dugaan adanya hubungan keluarga antara salah satu terduga pelaku dengan seorang oknum anggota kepolisian. IMM Dompu menegaskan informasi tersebut harus diuji melalui mekanisme hukum dan tidak boleh dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya pelanggaran.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Targetkan RSUD NTB Jadi Benchmark, Tak Sekadar Kejar Akreditasi

Meski demikian, menurut IMM Dompu, keberadaan informasi tersebut menuntut proses penanganan perkara dilakukan secara lebih terbuka, Profesional, dan Akuntabel agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah Masyarakat.

PC IMM Dompu mendesak Kapolres Dompu memastikan seluruh proses penanganan perkara berjalan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Organisasi tersebut juga meminta apabila syarat-syarat hukum untuk melakukan penahanan terhadap tersangka telah terpenuhi sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, maka tindakan tersebut harus dilaksanakan secara konsisten tanpa membedakan latar belakang maupun kedudukan seseorang.

Selain menyoroti kasus dugaan pengeroyokan, IMM Dompu juga mendesak Polres Dompu agar memperkuat pemberantasan narkotika di Kabupaten Dompu. Menurut mereka, penegakan hukum tidak cukup hanya menyasar pengguna, tetapi juga harus membongkar jaringan pengedar, pemasok, maupun pihak-pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap peredaran Narkotika.

Dalam aksi tersebut, PC IMM Dompu menyampaikan tujuh tuntutan kepada Polres Dompu, yakni mengusut tuntas seluruh kasus kriminalitas yang menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Dompu, mempercepat penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap pemuda di Temba Lae secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, melakukan tindakan hukum terhadap para tersangka apabila alat bukti dan persyaratan hukum telah terpenuhi, memastikan tidak ada intervensi ataupun konflik kepentingan dalam setiap proses penegakan hukum, memberantas peredaran narkotika hingga ke akar jaringannya tanpa pandang bulu, menindak tegas setiap oknum aparat yang terbukti menyalahgunakan kewenangan atau menghambat proses penegakan hukum, serta melakukan evaluasi terhadap kinerja satuan yang menangani perkara kriminalitas dan narkotika apabila ditemukan penanganan yang tidak profesional.

Baca Juga :  Terungkap! LPG 3 Kg Subsidi Diduga Dijual ke Pengecer, DPRD Kota Bima Minta Pangkalan Bermasalah Ditindak

Amin Rais menegaskan aksi tersebut bukan merupakan bentuk tekanan terhadap proses hukum, melainkan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijamin oleh konstitusi. “Hukum harus menjadi instrumen keadilan, bukan alat yang dipersepsikan tajam kepada sebagian pihak dan tumpul kepada pihak lainnya. Kami datang membawa aspirasi masyarakat agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan tanpa diskriminasi,” tegas Ketua Umum PC IMM Dompu, Amin Rais.

IMM Dompu berharap Kapolres Dompu dapat memberikan kepastian kepada masyarakat melalui langkah-langkah konkret dalam penanganan setiap perkara. Menurut organisasi tersebut, kepastian hukum yang adil dan terbuka merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian.

PC IMM Dompu juga menegaskan akan terus mengawal perkembangan penanganan kasus dugaan pengeroyokan di Temba Lae serta berbagai persoalan kriminalitas dan peredaran Narkotika di Kabupaten Dompu sebagai bagian dari komitmen moral organisasi dalam memperjuangkan keadilan, kepastian hukum, dan kepentingan masyarakat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral
Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E
Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat
Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah
Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:20 WIB

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Berita Terbaru