Bukan Tempat Istirahat, Home Stay di Pekat Dompu Jadi Sarang Sabu: Dua Wanita Diciduk Polisi

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satresnarkoba Polres Dompu mengamankan dua perempuan terduga pelaku beserta barang bukti narkotika jenis sabu saat penggerebekan di sebuah home stay di Desa Pekat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Selasa (13/1/2026).

Petugas Satresnarkoba Polres Dompu mengamankan dua perempuan terduga pelaku beserta barang bukti narkotika jenis sabu saat penggerebekan di sebuah home stay di Desa Pekat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Selasa (13/1/2026).

SUMBAWAPOST.com | Dompu- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dompu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Pada Selasa malam, 13 Januari 2026, sekitar pukul 20.30 Wita, tim berhasil mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di sebuah home stay di Desa Pekat, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.
Pengungkapan tersebut dilakukan di sebuah home stay yang berlokasi di depan Kantor PLN (Persero) Rayon Dompu Sub Rayon Desa Pekat.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang perempuan yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika. Operasi penangkapan dan penggeledahan dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H., berdasarkan informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika.

Adapun dua terduga pelaku yang diamankan yakni:

1. E (33), perempuan, warga Dusun Mantika, Desa Nangakara, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.
2. NR (33), perempuan, warga Dusun Suka Muli, Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Kronologis Pengungkapan
Kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima pada Selasa, 13 Januari 2026, terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di wilayah Desa Pekat. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Dompu segera memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

Baca Juga :  Dashboard DLHK NTB Bikin Gubernur Iqbal Terpukau: Keren, Patut Dicontoh

Sekitar pukul 20.00 Wita, tim memastikan keberadaan target di salah satu home stay di Desa Pekat. Operasi pengungkapan dipimpin oleh Kanit II Satresnarkoba Polres Dompu BRIPKA Iwan Setiawan selaku ketua tim. Dengan taktik masuk secara bertahap untuk menghindari kecurigaan, petugas berhasil mengamankan kedua terduga pelaku yang berada di dalam kamar home stay.

Dalam proses penggeledahan yang disaksikan oleh saksi umum dan saksi anggota, kedua terduga pelaku mengakui menyimpan narkotika di dalam kamar. Barang bukti tersebut kemudian diperlihatkan dan diserahkan langsung kepada petugas.

Barang Bukti Diamankan
Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 9 klip gulung berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,55 gram
1 tas warna coklat berisi tas kecil warna krem, 1 tas warna biru, 2 buah kaca, 4 pipet yang telah dimodifikasi, 1 korek gas yang dimodifikasi, 2 tutupan botol yang dimodifikasi, 1 buah bong
1 buah gunting, 4 unit telepon genggam
Sekitar pukul 00.30 Wita, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Dompu guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Pernyataan Kasat Resnarkoba
Kasat Resnarkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, S.H. menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama dan sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Baca Juga :  Bandar Sabu di Bima Masih Tak Tersentuh Hukum, Mahasiswa Demo Polda NTB Pertanyakan Kinerja Polres Bima

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang kami tindaklanjuti secara cepat. Dari hasil penggeledahan, kami mengamankan narkotika jenis sabu seberat bruto 3,55 gram beserta alat-alat yang digunakan. Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan dan akan kami kembangkan untuk mengungkap jaringan serta sumber barang haram tersebut,” jelas IPTU Rahmadun.

Pasal yang Disangkakan
Kedua terduga pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto ketentuan penyesuaian pidana dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman pidana berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi atas kinerja Satresnarkoba Polres Dompu.

“Kapolres Dompu mengapresiasi keberhasilan Satresnarkoba dalam mengungkap kasus ini. Polres Dompu berkomitmen penuh memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya dan mengajak masyarakat terus berperan aktif memberikan informasi demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba,” ujar IPTU Nyoman. Dalam keterangan yang diterima media ini. Kamis (15/1/2026).

Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan pendalaman, gelar perkara, pemeriksaan saksi, serta pengembangan jaringan untuk mengungkap asal-usul narkotika tersebut.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah
Bendungan Batujai Disiapkan Jadi Hub Seaplane Pertama di Indonesia, Investasi Awal Capai Rp450 Miliar
NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:22 WIB

Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WIB

Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:15 WIB

Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode

Berita Terbaru