SUMBAWAPOST.com, Lombok Utara – Warga Kayangan dan sekitarnya kini tak perlu lagi jauh-jauh ke pusat kota untuk menikmati layanan perbankan. Bank NTB Syariah resmi membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kayangan, Senin (25/8), sebagai bagian dari komitmennya menghadirkan layanan keuangan syariah yang mudah, cepat, dan ramah masyarakat.
Peresmian kantor baru ini ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng, dilakukan oleh Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda KLU, Hermanto, mewakili Bupati Lombok Utara, bersama Plt Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Zaianal Abidin Wahyu Nugroho.
Turut hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Lombok Utara periode 2021–2025 H. Djohan Sjamsu, SH., mantan Wakil Bupati H. Sarifudin, MH., anggota Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, hingga tamu undangan lainnya.
Plt Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Zaianal Abidin, menyebut bahwa kehadiran KCP Kayangan berawal dari keinginan kuat manajemen untuk mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat Lombok Utara, khususnya di wilayah timur.
“Kami melihat kebutuhan layanan keuangan di kawasan timur KLU sangat tinggi. Masyarakat membutuhkan akses yang lebih dekat, cepat, dan nyaman. Dari situlah lahir gagasan menghadirkan KCP Kayangan,” jelasnya.
Zaianal menuturkan, pendirian kantor baru ini bukanlah proses instan. Sejak tahap perencanaan, pembangunan, hingga persiapan operasional, Bank NTB Syariah harus melalui berbagai tantangan. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemda KLU dan masyarakat atas dukungan penuh terhadap pengembangan jaringan layanan perbankan syariah ini.
“KCP Kayangan adalah bukti nyata komitmen kami melayani masyarakat. Kami ingin kantor ini menjadi rumah inovasi, pusat pelayanan prima, dan motor pertumbuhan ekonomi di Lombok Utara,” tegasnya.
Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, menyambut baik kehadiran KCP Kayangan. Menurutnya, keberadaan kantor baru ini akan memudahkan masyarakat mengakses produk dan layanan perbankan syariah.
“Ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama Pemda KLU dengan Bank NTB Syariah, termasuk dalam hal penyertaan modal. Saat ini, KLU berada di posisi keenam terbesar di NTB dalam hal kontribusi modal,” ungkap Djohan.
Hal senada disampaikan Hermanto, Asisten II Setda KLU, yang menilai peresmian KCP Kayangan menjadi bukti komitmen Bank NTB Syariah sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
“Dengan adanya kantor baru ini, jangkauan layanan akan semakin luas, budaya ekonomi syariah semakin berkembang, dan masyarakat mendapat akses lebih mudah ke layanan keuangan modern yang adil, transparan, dan bermanfaat luas,” kata Hermanto.
Selain memperluas layanan perbankan, keberadaan KCP Kayangan juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lombok Utara.
Saat ini, Bank NTB Syariah memiliki 73 jaringan kantor yang tersebar di seluruh NTB, termasuk 1 kantor pusat, 13 kantor cabang, dan 28 kantor cabang pembantu. Ke depan, bank ini akan fokus pada penguatan layanan digital melalui pemanfaatan QRIS, termasuk di sektor pasar tradisional.
“Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai awal dari pelayanan yang lebih baik, kepercayaan yang lebih kuat, dan hubungan yang lebih erat dengan masyarakat,” tutup Zaianal.
Dengan hadirnya KCP Kayangan, Bank NTB Syariah optimistis dapat menjadi pilar penggerak ekonomi lokal dan mempercepat terwujudnya Lombok Utara yang maju, inklusif, dan sejahtera.










