Katanya Mendidik Akhlak, Ternyata Tergoda Syahwat: Ustadz Cabul di Lombok Barat Resmi Jadi Tersangka, Korban Terus Bertambah

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Polresta Mataram resmi menetapkan AF, seorang oknum ustadz di salah satu pondok pesantren di Lombok Barat, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap para santriwati. Penetapan ini diumumkan usai gelar perkara yang dilakukan tim penyidik.

Dari hasil penyidikan awal, polisi telah mengidentifikasi 10 korban. Namun seiring berjalannya proses, jumlah korban kini bertambah menjadi 13 orang. Para korban terdiri dari dua kategori laporan: persetubuhan dan pencabulan.

Baca Juga :  Bukan Kaleng-Kaleng! Pembinaan Desa NTB Diakui Pusat, Kepemimpinan Iqbal-Dinda Borong Penghargaan

“Korban persetubuhan ada lima orang. Korban pencabulan awalnya empat, namun bertambah satu karena satu korban mengalami keduanya, pencabulan dan persetubuhan. Kami juga menerima tiga laporan baru, sehingga totalnya menjadi 13 laporan,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili, Kamis (24/4).

Saat ini, tersangka AF telah ditahan di Rutan Polresta Mataram untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Anggota DPRD Marga Harun Kunjungi Warga Kempo di RSUD NTB, Keluarga: Terima Kasih Pak Dewan

Polresta Mataram mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal proses hukum dan mendukung para korban dalam perjuangan mereka mencari keadilan. Setiap dukungan adalah suara untuk kebenaran.

“Mari bersama ciptakan ruang pendidikan yang aman, adil, dan terbebas dari kekerasan seksual,”tutupnya.

 

 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru