Rakyat Bayar, Jalan Tetap Gelap: DPRD NTB Bongkar Lubang Hitam PPJU

Avatar

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Kondisi jalanan gelap gulita di berbagai wilayah NTB kembali menjadi sorotan tajam. Anggota DPRD NTB dari Duta Partai PDI Perjuangan, Raden Nuna, melontarkan kritik keras atas minimnya penerangan jalan umum (PJU), terutama di daerah yang justru menjadi lumbung Pendapatan Asli Daerah (PAD) seperti kawasan pariwisata.

“PPJU itu pajak kabupaten dan kota, bukan urusan provinsi,” tegas Raden Nuna, Senin 7 Maret 2025 saat dihubungi media ini.

Ia menjelaskan bahwa Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) dibebankan kepada setiap pelanggan PLN melalui tagihan listrik bulanan dan menjadi sumber pendapatan daerah dalam APBD kabupaten/kota. Namun, dana ini sering tidak digunakan sesuai peruntukannya.

“Siapa pun pelanggan PLN, pasti membayar PPJU. Tapi ironisnya, di banyak daerah, lampu jalan justru tidak ada. Pemerintah kabupaten/kota harusnya punya perencanaan matang agar dana ini kembali ke rakyat dalam bentuk penerangan yang layak dengan bergandengan tangan dengan PLN,” ujarnya.

Baca Juga :  Wagub Umi Dinda Serukan Persatuan: Stop Ribut, Saatnya Bangun NTB

Menurut Nuna, pemerintah daerah harus mengalokasikan PPJU sesuai kebutuhan riil masyarakat, terutama di lokasi strategis seperti kawasan wisata. Ia juga menyoroti perlunya inovasi dalam penyediaan penerangan jalan, seperti pemanfaatan teknologi tenaga surya.

” NTB ini kaya matahari. Kenapa tidak dimaksimalkan?. Tak harus bergantung pada diesel dengan kerjasama dengan Pihak PLN,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Rachmat Hidayat, juga menginstruksikan Fraksi PDIP di seluruh DPRD kabupaten/kota di Pulau Lombok untuk menelisik tata kelola PPJU. Menurutnya, audit menyeluruh perlu dilakukan karena selama ini manfaat PPJU belum dirasakan secara merata.

“Keadilan dalam pajak bukan hanya siapa yang membayar, tapi siapa yang menikmati manfaatnya. Jangan sampai PPJU hanya jadi pungutan tanpa kejelasan hasil,” kata anggota Komisi I DPR RI ini.

Baca Juga :  Honorer 518 Bangkit! Pasang Spanduk di Kantor DPRD dan Gubernur NTB: Jangan Buang Kami Setelah Mengabdi, Tolak PHK 2026

Rachmat bahkan menyempatkan terbang memantau wilayah NTB dengan helikopter usai Idulfitri. Hasilnya, hanya Kota Mataram yang terlihat terang. Wilayah lain seperti Lombok Barat, Tengah, Timur, dan Utara, tampak gelap gulita.

“Banyak pelanggan PLN di desa juga membayar PPJU, tapi tidak ada lampu jalan sama sekali. Ini dzalim namanya,” tegas Rachmat.

Ia menuntut agar pemerintah daerah menyusun pemetaan kebutuhan penerangan jalan dan membuat roadmap penyediaan serta pemeliharaannya. Selain itu, ia mendorong adanya laporan tahunan transparan terkait penggunaan PPJU dan pemanfaatan teknologi digital untuk pelaporan lampu jalan rusak.

“Jika belum mampu menerangi seluruh wilayah, maka PPJU harus lebih adil. Masyarakat yang tinggal di daerah tanpa penerangan semestinya dapat keringanan pajak,” tegas Rachmat.

Ia menutup pernyataannya dengan satu prinsip sederhana: “Jika rakyat bayar pajak untuk penerangan, maka mereka berhak atas terang itu.”

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru