Kapolda NTB Hadi Gunawan Dorong Digitalisasi Barang Bukti

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram– Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB), Irjen Pol. Hadi Gunawan, menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan barang bukti, guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik. Tahun ini, Dit Tahti Polda NTB memperkenalkan aplikasi STARBUK (Sistem Tata Administrasi dan Registrasi Barang Bukti), yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi barang bukti, tanpa harus datang langsung ke kantor polisi.

“Aplikasi STARBUK ini akan membantu masyarakat mendapatkan informasi barang bukti secara cepat, akurat, dan tanpa ribet. Selain itu, pimpinan Polri juga bisa melakukan pengawasan lebih baik terhadap kepatuhan petugas dalam pengelolaan barang bukti,” ungkap Kapolda. Kamis (13/2/2025), saat secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kemampuan Fungsi Tahanan dan Barang Bukti (Latkatpuan Tahti) Tahun Anggaran 2025 di Polda NTB.

Baca Juga :  Kapolda NTB, TNI dan Gubernur Sambut Kedatangan Wapres Gibran di Bumi Gora

Latkatpuan Tahti 2025 mengusung tema “Digitalisasi Data Terpadu Pengelolaan Barang Bukti Menuju Transformasi Pelayanan Publik yang Presisi”, sejalan dengan visi Polri dalam mewujudkan layanan yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi). Kegiatan ini diikuti para Kasat Tahti Polres/ta se-Pulau Lombok secara luring, sementara peserta dari Pulau Sumbawa mengikuti secara daring dengan bergabung melalui Zoom Meeting.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Kafe Remang-remang di Kota Mataram Jadi Sasaran Rajia

Irjen Pol Hadi Gunawan juga mengapresiasi kerja keras panitia dan meminta peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini dengan maksimal.

“Jangan ragu bertanya dan berdiskusi. Mari kita cari solusi terbaik, agar pengelolaan barang bukti semakin profesional dan terpercaya,” ujarnya.

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB