Kadis Koperasi NTB Hadiri Akad Massal KUR Nasional: Rp4,2 Triliun Sudah Tersalur untuk UMKM Bumi Gora

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ahmad Masyhuri, menghadiri kegiatan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800.000 debitur dalam rangka Penciptaan Lapangan Kerja dan Peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP), Selasa (21/10/2025).

Acara berlangsung di Gedung Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur NTB, dan digelar secara virtual nasional oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian PUPR, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Pegadaian. Pelaksanaan dilakukan serentak di 38 provinsi, dengan acara utama berpusat di Provinsi Jawa Timur dan diikuti secara daring oleh daerah lain.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Masyhuri mengungkapkan bahwa realisasi KUR di NTB hingga September 2025 telah menembus Rp4,2 triliun. Ia optimistis kolaborasi antara pemerintah daerah, Pegadaian, dan lembaga penyalur lainnya akan terus meningkat hingga akhir tahun.

“Kita berharap kerja sama dengan Pegadaian maupun penyalur lainnya terus meningkat. Masih ada waktu tiga bulan untuk merealisasikan target agar capaian tahun lalu bisa terlampaui,” ujar Masyhuri.

Masyhuri juga menegaskan, Dinas Koperasi UKM NTB tidak menetapkan target khusus karena penyaluran KUR sepenuhnya menjadi kewenangan perbankan.

“Pelaku UKM tinggal mengajukan kredit ke bank. Selama mereka memenuhi kriteria dan dianggap bankable, pasti akan diproses. Penolakan hanya terjadi bila tidak memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Terkait ketepatan sasaran, ia menilai sistem perbankan yang diterapkan sudah mampu memastikan penerima KUR tepat guna dan layak usaha.

“Kecil kemungkinan tidak tepat sasaran, karena mekanisme perbankan berjalan sebagaimana mestinya. Analisis kredit dan survei tetap dilakukan agar pelaku UKM terbiasa dengan sistem perbankan dan bisa berbisnis secara sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi NTB Hj. Eva Dewiyani turut mengapresiasi pelaksanaan akad massal KUR yang dinilainya sangat membantu masyarakat dan pelaku usaha.

“Kita melihat akad yang dilakukan bervariasi, mulai dari Rp20 juta hingga Rp45 juta. Ini tentu sangat membantu pengusaha dan masyarakat dalam mengembangkan usahanya,” ujar Eva.

Ia berharap program tersebut tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut secara berkesinambungan agar semakin banyak pelaku usaha sadar pentingnya akses pembiayaan formal.

“Harapan kami, program ini terus berkembang dan didukung oleh berbagai lembaga keuangan lainnya agar pelaku UKM bisa tumbuh bersama dan saling menularkan semangat berwirausaha,” katanya.

Dukungan serupa datang dari Deputi Kementerian UMKM Area Lombok, Muhammad Efendi, yang menegaskan pentingnya KUR sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

“Suku bunga KUR ini sangat murah, hanya tiga persen per tahun. Ini sangat membantu pelaku UMKM agar bisa naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Efendi.

Ia juga menambahkan, Pegadaian telah menyiapkan program Gadepreneur, yaitu pendampingan bagi pelaku usaha mulai dari pengembangan produk, pemasaran, hingga pembentukan komunitas wirausaha.

Untuk Provinsi NTB, kegiatan akad massal KUR kali ini diikuti oleh 350 debitur dan calon debitur binaan Diskop UKM NTB serta Pegadaian. Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi NTB, perwakilan Kanwil DJPb, Polda NTB, Bank Indonesia Wilayah NTB, serta sejumlah pejabat struktural dan fungsional Diskop UKM NTB.

 

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru