Kadis DKP Muslim Ungkap NTB Penghasil Udang Raksasa, Tapi Nilai Tambah Lari ke Luar

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyimpan potensi besar dari sektor perikanan, khususnya komoditas udang vaname. Namun sayangnya, kekayaan itu belum sepenuhnya dinikmati oleh daerah sendiri.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTB, Muslim, mengungkap fakta mengejutkan,Nyang dimana NTB tercatat sebagai salah satu penghasil udang terbesar di Indonesia, dengan produksi mencapai 197 ribu ton pada tahun 2023.

“Kalau dihitung dengan harga rata-rata Rp50.000 per kilogram, nilai ekonominya hampir Rp10 triliun per tahun,” beber Muslim dalam pernyataannya di ruangannya beberapa waktu lalu.

Namun sayang, lanjutnya, semua udang itu dikirim dalam bentuk mentah ke luar daerah, terutama ke Surabaya, tanpa diolah terlebih dahulu di NTB.

Baca Juga :  Bappeda NTB Targetkan Penguatan 7.800 Posyandu Berbasis 6 SPM pada 2026

“Coba bayangkan, kita hasilkan 197 ribu ton, tapi semuanya dikirim mentah ke luar. Apa manfaatnya bagi NTB? Kita cuma dapat capeknya, nilainya lari ke tempat lain,” ujarnya getir.

Muslim menyampaikan, inilah saat yang tepat untuk membangun industri pengolahan udang di dalam daerah, demi meningkatkan nilai tambah ekonomi dan menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur. Ini momentum. Kalau industrinya dibangun di NTB, maka ekonomi daerah bisa tumbuh lebih cepat. Anak-anak NTB bisa kerja di sini, bukan cuma nonton truk-truk bawa udang mentah ke luar,” tegasnya.

Baca Juga :  Sindikat Tramadol di Bima Dibongkar Polisi, 4 Orang Diciduk, 2 Cewek Ikut Terjerat

Langkah ini, menurut Muslim, juga sejalan dengan semangat desentralisasi dan pembangunan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Selama ini, daerah penghasil hanya menjadi lumbung bahan mentah tanpa bagian berarti dari nilai ekonomi yang dihasilkan.

“Kalau semua dikirim mentah, kita cuma dapat lelah. Saatnya NTB bukan cuma jadi penghasil, tapi juga jadi pengolah,” pungkasnya penuh semangat.

Fakta Singkat Komiditas Udang di NTB

Produksi 2023: 197.000 ton
Estimasi nilai ekonomi: ± Rp9,85 triliun
Status: Dikirim mentah ke luar daerah
Tantangan: Belum ada industri pengolahan besar di NTB
Solusi: Bangun hilirisasi perikanan untuk nilai tambah lokal

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB