Di tengah euforia keberhasilan program Optimasi Lahan (Oplah), Kepala Desa Penujak Lalu Soeharto secara lantang menyematkan gelar ‘Raja Petani’ kepada Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal. Bagi warga Penujak, terutama para petani, program Oplah telah menghadirkan keajaiban yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tanam padi tiga kali setahun sebuah pencapaian yang disebut Tumben dalam sejarah oleh sang Kades.
SUMBAWAPOST.com | Lombok Tengah-Sebuah apresiasi tak biasa datang dari Lalu Soeharto, Kepala Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, atas program Optimasi Lahan (Oplah) yang disebutnya mampu mengubah wajah pertanian Desa.
Menurutnya, untuk pertama kalinya dalam sejarah warga Penujak bisa menanam padi hingga tiga kali dalam setahun sesuatu yang sebelumnya hanya menjadi harapan. “Tumben dalam sejarah, tumben menanam padi tiga kali. Terima kasih bapak Gubernur,” ungkap Lalu Soeharto dalam video yang diterima media ini. Sabtu (15/11/2025).
Kades Penujak itu juga menceritakan bagaimana Gubernur NTB turun langsung ke lapangan, mengecek kondisi lahan serta kualitas hasil panen para petani.
“Dan kemarin juga bapak Gubernur langsung turun di lapangan untuk mengecek hasil dan bagaimana kualitas kuantitas padi di lahan petani,” ujarnya.
Karena perhatian dan komitmen itu, Lalu Soeharto sampai memberikan gelar kehormatan untuk sang Gubernur.
“Makanya kemarin tak anggap Pak Gubernur diberi gelar ’Raja Petani’. Terima kasih yang setinggi-tingginya Pak Gubernur,” ucapnya.
Ia berharap Gubernur Iqbal selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin NTB, serta agar seluruh programnya berjalan lancar demi kemakmuran Masyarakat.
“Semoga Pak Gubernur tetap sehat, tetap dalam lindungan Allah SWT, dan semoga program Pak Gubernur berjalan sesuai apa yang dihajatkan oleh semua warga NTB. Terima kasih Pak Gubernur, Raja Petani Pak Gubernur,” tutupnya.









