Izin Usaha Bikin Pelaku Teriak, DPRD NTB Siapkan ‘Senjata Hukum’ Penakluk Birokrasi

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 10:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPSOT.com, Mataram – Ketua Pansus I DPRD NTB, Abdul Rauf, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang Perizinan Berusaha di Daerah sebagai kelanjutan dari pembahasan sebelumnya. Ia menegaskan, Perda ini akan menjadi ‘senjata regulatif’ untuk memperkuat iklim usaha dan menarik investasi ke Nusa Tenggara Barat.

“Pantai kita ini strategis. Potensi besar ada di depan mata. Tapi kalau regulasinya ruwet, siapa yang mau datang?,” kata Rauf saat ditemui usai rapat pansus di ruang sidang DPRD NTB, Rabu (7/5).

Menurutnya, semangat dari Perda ini adalah menindaklanjuti amanat UU Cipta Kerja dan peraturan pemerintah turunannya terkait perizinan. Pansus I akan menggelar serangkaian pertemuan dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya guna merumuskan aturan yang mempermudah dan mempercepat proses perizinan di NTB.

“Kita ingin semua jelas. Jangan ada lagi pelaku usaha bingung, harus bayar berapa, prosesnya berapa lama, dan harus ke mana dulu. Semua harus transparan, cepat, dan pasti,” tegas politisi Demokrat Dapil NTB VI (Dompu, Bima dan Kota Bima) yang dikenal vokal ini.

Baca Juga :  Lalu Iqbal Kukuhkan Dubes Miq Iqbal Untuk Menangkan Pilgub NTB 2024

Tak hanya soal kemudahan, Perda ini juga diharapkan mampu menghadirkan kepastian hukum dan membangun database pelaku usaha di NTB, yang selama ini dinilai masih simpang siur. Menurut Rauf, ketidakjelasan data ini berdampak langsung pada buruknya pelayanan, termasuk di sektor peternakan.

“Berapa banyak sih pelaku usaha kita? Kita gak tahu pasti. Itu masalah. Makanya nanti kita dorong agar ada sosialisasi masif. Yang belum berizin, ayo kita bantu salurkan idenya,” tambahnya.

Rauf juga menyinggung persoalan pelik seputar perizinan sektor tambang dan pemanfaatan air laut. Ia menyoroti tumpang tindih kewenangan antara provinsi dan kabupaten/kota yang kerap membuat pelaku usaha terjebak dalam labirin birokrasi.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Fihir Minta Pimpinan DPRD NTB Belajar Soal PMH dengan Baik

“Contohnya, izin tambang 0-12 mil itu urusan provinsi. Tapi lokasi di wilayah kabupaten. Harusnya ada kejelasan. Perda ini akan jadi payung hukum, nanti teknisnya diatur lewat pergub,” ujarnya.

Ke depan, ia mendorong agar seluruh proses perizinan bisa dilakukan secara digital dan terintegrasi melalui sistem online.

“Jadi pelaku usaha dari mana pun bisa tahu, oh, kalau mau buka usaha sektor A, ini yang harus disiapkan. Gak usah ribet lagi,”terang Rauf.

Pansus I sendiri merupakan satu dari empat pansus yang sedang bekerja dalam masa sidang kali ini. Fokusnya adalah penyusunan Perda terkait perizinan berusaha, sementara pansus lainnya membahas isu seperti perampingan OPD dan lainnya.

Berita Terkait

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral
Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E
Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat
Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah
Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB
400-an Manajer KDKMP Asal NTB, 70 Persen Ditempatkan di Luar Daerah, Rahmadin Tekankan Adaptasi Budaya
KPK Monitoring Koperasi Tambang di NTB, Rahmadin Minta Jajaran Diskop UKM NTB Siap
MotoGP Mandalika 2026 Dihibur Ungu, D`Masiv, Judika hingga AGNEZ MO, Ini Jadwal Lengkapnya
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:20 WIB

NTB Jadi Provinsi Pertama Terapkan SPM Terintegrasi, Umi Dinda Soroti Ego Sektoral

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dari Mandalika ke Panggung Dunia, Marshal NTB Kini Dipercaya di Sepang dan Formula E

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Haul ke-3 TGH Lalu Muh. Thahir Badri, Pemprov NTB Tegaskan Pesantren Benteng Spiritual dan Moral Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri di NTB, Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Ekonomi Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Koperasi Tambang NTB Masuk Radar KPK, Tim KPK Turun ke Diskop UKM NTB

Berita Terbaru