Ketua DPRD NTB dan Sekretariat Turun Langsung Angkat Lumpur Pascabanjir: Tangan Elit, Hati Rakyat

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pascabanjir yang melanda sejumlah titik di Kota Mataram, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat menunjukkan aksi nyata. Tak sekadar meninjau, Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, S.H., M.H., bersama jajaran Sekretariat DPRD, turun langsung membersihkan lokasi terdampak, Kamis, 10 Juli 2025.

Aksi gotong royong ini merupakan bagian dari rangkaian pemulihan pascabencana yang sebelumnya diawali dengan peninjauan layanan publik oleh Ketua DPRD NTB di TK dan SD Aisyiyah 2 Mataram pada Senin, 7 Juli 2025.

Baca Juga :  KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian

Beberapa titik yang menjadi sasaran aksi bersih-bersih yakni Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTB dan kawasan pemukiman warga di Kekalik, yang mengalami dampak cukup parah akibat banjir. Tidak hanya hadir, Ketua DPRD NTB bersama Kepala Bagian Umum dan Humas Sekretariat DPRD, Muhammad Erwan, S.STP., tampak bahu membahu mengangkat tumpukan sampah dan lumpur dengan tangan sendiri.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Buruh 1 Mei 2026

“Kami ingin memberi contoh bahwa pemulihan pascabencana ini adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus terlibat aktif,” tegas Hj. Baiq Isvie Rupaeda.

Ia menambahkan, sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses normalisasi pascabencana. Melalui kegiatan ini, DPRD NTB berharap akan semakin banyak elemen masyarakat yang ikut bergerak dan menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

 

 

Berita Terkait

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan
HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara
Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah
Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh
Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan
Hanura NTB Bidik Kursi DPRD di 3 Daerah Ini pada Pemilu 2029, Ternyata Ini Alasannya
Hanura NTB Siap ‘Pasang Papan Nama’ di Tiap Desa
Pengurus Kecamatan Hanura NTB 100 Persen Terbentuk, Struktur Desa Mulai Dikebut
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 10:46 WIB

Disorot HMI dan DPRD, Pemprov NTB Buka Suara: Jalan Soromandi Masuk IJD 2026, Rp48 Miliar Disiapkan

Rabu, 2 September 2026 - 09:45 WIB

HMI Sorot Jalan Bima-Dompu, Anggota Komisi IV DPRD NTB Dae Leo Angkat Bicara

Rabu, 2 September 2026 - 07:16 WIB

Tiga Desa Pasang ‘Benteng Adat’ di Hutan Sesaot, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Zona Merah

Rabu, 2 September 2026 - 05:33 WIB

Warga Jadi ‘Pasukan Infanteri’ Jaga Hutan Sesaot, Gubernur NTB Iqbal: Zona Merah Tak Boleh Disentuh

Selasa, 1 September 2026 - 23:51 WIB

Hanura NTB Dipacu Menatap 2029, Rio Capella: Musuh Paling Besar Partai Itu Kemalasan

Berita Terbaru