ITDC Dicap Penjajah Gaya Baru, Mahasiswa Ancam Turun Jalan Bela Tanjung Aan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah – Serikat Mahasiswa Teres Bereng menyuarakan penolakan tegas terhadap rencana penggusuran warga di kawasan Pantai Tanjung Aan, Lombok Tengah. Mereka mengecam langkah yang ditempuh oleh Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), dan menyebutnya sebagai bentuk ‘penjajahan gaya baru’ atas nama pembangunan pariwisata.

“Ini bukan sekadar soal lahan. Ini adalah bentuk nyata perampasan ruang hidup masyarakat dengan topeng investasi,” ujar Lalu Wahyu Alam, Ketua Presidium Serikat Mahasiswa Teres Bereng, dalam pernyataannya pada Senin, 14 Juli 2025.

Wahyu mengingatkan bahwa sebelum kawasan itu dilirik sebagai destinasi wisata unggulan, justru warga setempatlah yang pertama kali membuka, mengelola, dan memperkenalkan Tanjung Aan kepada wisatawan. Menurutnya, masyarakat lokal selama bertahun-tahun menjaga dan membangun wilayah tersebut tanpa dukungan negara maupun investor.

Baca Juga :  MotoGP Mandalika 2024 Terancam Batal Jika Pemerintah Tidak Bayar Hosting Fee 231 miliar

“Ketika kawasan ini mulai dikenal dan bernilai ekonomi tinggi, rakyat tiba-tiba dianggap penghalang kemajuan. ITDC datang seperti tuan tanah, bertindak sepihak terhadap warga yang telah lama menggantungkan hidupnya di sana,” ujarnya.

Tak hanya mengkritisi ITDC, Wahyu juga menyindir sikap Pemerintah Provinsi NTB dan Pemkab Lombok Tengah yang dinilai apatis terhadap nasib warganya. Ia menuding para pemimpin daerah telah abai dan justru membiarkan alat negara digunakan untuk menekan rakyat.

“Gubernur dan bupati seharusnya menjadi tameng bagi rakyat, bukan menjadi penonton saat tanah mereka dirampas. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah konstitusi,” tegasnya.

Dalam sikap resminya, Serikat Mahasiswa Teres Bereng mengajukan lima tuntutan utama:

1. Hentikan seluruh bentuk penggusuran terhadap warga Tanjung Aan oleh ITDC.

2. Tarik aparat keamanan dari wilayah sengketa.

Baca Juga :  Dewan NTB Aji Maman Desak Gubernur: Dana BTT APBD-P 2025 ‘Wajib’ Dianggarkan untuk Korban Banjir Bima

3. Desak pemerintah daerah, khususnya Gubernur NTB dan Bupati Lombok Tengah, untuk berpihak kepada rakyat.

4. Audit menyeluruh terhadap proyek Mandalika yang dinilai gagal memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

5. Berikan jaminan hukum atas tanah dan usaha rakyat yang dibangun secara mandiri selama puluhan tahun.

Serikat Mahasiswa Teres Bereng menyatakan siap melakukan aksi massa jika suara rakyat terus diabaikan. Mereka menegaskan bahwa rakyat bukan tamu di tanah yang mereka hidupi sejak lama.

“Ini bukan semata soal tanah, ini soal harga diri. Tanah yang telah menghidupi kami tak akan kami serahkan kepada korporasi. Lawan penggusuran. Lawan perampasan ruang hidup. Tanah untuk rakyat, bukan untuk investor,” pungkas Wahyu penuh semangat.

 

Berita Terkait

NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia
Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan
Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat
Kebakaran Landa Savana Propok Rinjani, 98 Hektare Lahan Hangus dalam Hitungan Jam
Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis
Terima Kunjungan Dubes Kazakhstan, Bupati Jarot Tawarkan Kerja Sama Susu Kuda Liar hingga Industri Garam Sumbawa
HPMW Mataram Geruduk DLHK NTB, Desak Penertiban Tambak Udang Diduga Ilegal di Wera
Perjuangan Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa: Antara Tuntutan Keadilan dan Ketakutan Elite Kehilangan Kendali atas Kekuasaan
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:55 WIB

NTB Jadi Tuan Rumah Ajang Internasional IYTA 2026, Wagub Umi Dinda Dorong Anak Muda Tembus Panggung Dunia

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:23 WIB

Wagub NTB Dukung Duta Pendidikan Indonesia 2026, Generasi Muda Diminta Jadi Agen Perubahan Pendidikan

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kabar Baik untuk Sumbawa, Proyek SPAM Hadirkan 1.516 Sambungan Rumah Baru, 6.064 Warga Jadi Penerima Manfaat

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:53 WIB

Kebakaran Landa Savana Propok Rinjani, 98 Hektare Lahan Hangus dalam Hitungan Jam

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Literasi Hukum dan HAM, Kemenkum NTB Gandeng Badko HMI Bali Nusra Bangun Kolaborasi Strategis

Berita Terbaru