Dewan NTB Aji Maman Desak Gubernur: Dana BTT APBD-P 2025 ‘Wajib’ Dianggarkan untuk Korban Banjir Bima

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 19:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Dapil NTB VI (Bima, Kota Bima dan Dompu) Muhamad Aminurlah siap memperjuangkan alokasi Dana Tak Terduga (BTT) untuk Wera, Ambalawi, Lambu, dan Bima agar bencana tidak meninggalkan jejak penderitaan panjang bagi masyarakat. Sawah harus kembali produktif, sungai dan jaringan irigasi harus pulih, sementara korban banjir tidak boleh ditinggalkan. Dana BTT menjadi prioritas mutlak yang harus dianggarkan demi meringankan beban warga terdampak.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Anggota DPRD Dapil NTB VI, Muhamad Aminurlah atau akrab disapa Aji Maman, mendesak Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal pentingnya alokasi Dana Tak Terduga (BTT) untuk korban bencana banjir di Kabupaten Bima. Pernyataan ini disampaikan usai Aji Maman mengikuti Rapat Paripurna DPRD NTB di Aula Rinjani Kantor Gubernur NTB yang membahas jawaban Gubernur atas Pandangan Fraksi-fraksi terkait APBD-P NTB 2025. Rabu (24/9).

Menurut Aji Maman, dana BTT menjadi kebutuhan mendesak untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di tiga kecamatan terdampak parah yaitu Lambu, Wera, dan Ambalawi.

“Yang BTT itu wajib dianggarkan untuk korban bencana di Bima, terutama tiga kecamatan itu. Itu wajib,” tegasnya.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa prioritas utama adalah pemulihan sektor pertanian. Banyak petani masih kesulitan menanam akibat sawah yang terdampak banjir, kerusakan dam, jaringan irigasi, hingga sedimentasi sungai yang belum tertangani.

“Petani harus bisa kembali menanam, sawah harus kembali produktif, dan sistem irigasi serta dam yang rusak harus segera diperbaiki agar kegiatan pertanian bisa normal kembali,” ujarnya.

Aji Maman juga menyoroti kondisi masyarakat pasca-banjir yang hingga kini masih memperihatinkan. Banyak keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan dasar karena rumah dan fasilitas umum rusak parah. Ia menekankan bahwa alokasi BTT bukan sekadar angka di APBD, tetapi menjadi garansi hidup dan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

“Meskipun dalam rancangan perubahan APBD 2025 saat ini alokasi untuk tiga daerah tersebut belum ada, insya Allah saya akan terus memperjuangkan agar BTT yang seharusnya masuk untuk wilayah ini dapat dianggarkan,” kata Aji Maman, dengan nada tegas.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi penggunaan dana BTT, agar masyarakat bisa memantau bantuan yang diberikan, memastikan bantuan tepat sasaran, dan tidak terjadi penyalahgunaan. “Ini bukan hanya soal uang, tapi soal kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  KPU Larang Paslon Bawa APK Saat Debat Pilgub NTB, Berikut Materi Debat dan Lokasinya

Politisi asal Dapil Bima, Kota Bima dan Dompu ini menegaskan bahwa pemerintah provinsi harus segera bertindak. Ia juga mendorong agar seluruh stakeholder terkait melakukan verifikasi cepat korban terdampak banjir, sehingga tidak ada warga yang tertinggal dari program pemulihan.

“Kita harus bergerak cepat. Banyak warga masih kesulitan pasca-banjir, kebutuhan pokok dan pemulihan infrastruktur menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Aji Maman Duta Partai PAN berharap pemerintah provinsi mempercepat pencairan Dana BTT dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan tepat. Ia menegaskan bahwa perjuangan ini menjadi tanggung jawab bersama untuk mengembalikan kehidupan masyarakat Bima ke kondisi normal, sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

 

Berita Terkait

125 Dapur MBG di NTB Disuspend, BGN Perketat Pengawasan hingga CCTV Terhubung ke Pusat
Mutasi 264 Perwira Polri, Wakapolda NTB hingga Kapolres Dompu Berganti
Antrean Kayangan-Poto Tano Mengular hingga 3 Jam, Pemprov NTB Ungkap Penyebabnya
7.364 Anak Lombok Barat Putus Sekolah, Gubernur NTB Siapkan Jurus Jemput Bola
7.364 Anak di Lombok Barat Putus Sekolah, Mayoritas Lulusan SMP Tak Bisa Lanjut ke SMA
Guru SD di Dompu Diduga Dianiaya, Pelaku Nyaris Jadi Sasaran Amarah Warga
Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Kapolda NTB Turun Langsung Gerebek Sarang Narkoba di Mataram, 2 Kg Sabu dan 265 Ekstasi Disita
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:04 WIB

125 Dapur MBG di NTB Disuspend, BGN Perketat Pengawasan hingga CCTV Terhubung ke Pusat

Rabu, 4 November 2026 - 19:25 WIB

Mutasi 264 Perwira Polri, Wakapolda NTB hingga Kapolres Dompu Berganti

Rabu, 4 November 2026 - 17:55 WIB

Antrean Kayangan-Poto Tano Mengular hingga 3 Jam, Pemprov NTB Ungkap Penyebabnya

Rabu, 4 November 2026 - 13:42 WIB

7.364 Anak Lombok Barat Putus Sekolah, Gubernur NTB Siapkan Jurus Jemput Bola

Rabu, 4 November 2026 - 13:16 WIB

7.364 Anak di Lombok Barat Putus Sekolah, Mayoritas Lulusan SMP Tak Bisa Lanjut ke SMA

Berita Terbaru