Inilah Strategi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Iqbal-Dinda Ubah Wajah Daerah dalam 5 Tahun Ke Depan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram– Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan pidato perdananya saat serah terima jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB di sidang Paripurna DPRD NTB, Rabu 5 Maret 2025, setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. Dalam pidato yang penuh semangat, Iqbal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun NTB yang lebih maju, makmur, dan mendunia.

Apresiasi untuk Penyelenggara Pemilu dan Pihak Terkait

Gubernur Iqbal mengawali pidatonya dengan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan dalam proses Pilkada Gubernur NTB 2024.

“Meskipun melelahkan dan penuh dinamika, Pilkada NTB berlangsung dengan lancar dan damai. Saya mengucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, TNI, Polri, partai politik, DPRD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh warga NTB yang telah berpartisipasi aktif,” ujar Iqbal.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pesaingnya, Dr. Hj. Siti Rohmi Jalilah dan Dr. H. Zulkieflimansyah, serta Indah Damayanti Putri, yang telah bersaing secara sportif dalam pemilihan gubernur.

“Saya yakin mereka adalah putra-putri terbaik NTB. Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan dan keberkahan kepada mereka,” tambahnya.

Baca Juga :  Minta ASN Boikot Paslon 02, Sekda HL Gita Dilaporkan ke Bawaslu NTB

Seruan Persatuan: NTB Milik Semua

Sejak dilantik, Iqbal menegaskan bahwa dirinya bukan lagi milik kelompok atau partai tertentu, tetapi milik seluruh warga NTB, tanpa memandang latar belakang politik, suku, agama, atau status sosial.

“Mari kita rapatkan barisan, lawan korupsi dan kolusi, hilangkan iri dan perpecahan, jaga lingkungan, tingkatkan kualitas pendidikan, dan perangi narkoba serta masalah sampah yang masih menjadi isu besar,” tegasnya.

Iqbal menegaskan bahwa hanya dengan kebangkitan bersama, NTB bisa mengatasi berbagai tantangan, termasuk kemiskinan, dan mencapai kesejahteraan yang merata.

7 Misi, 10 Program Unggulan, dan 3 Isu Prioritas

Untuk mencapai visi NTB yang lebih maju, Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Damayanti Putri akan fokus pada tiga isu prioritas utama, yaitu:

1. Pengentasan kemiskinan ekstrem

2. Penguatan ketahanan pangan

3. Menjadikan NTB sebagai destinasi wisata kelas dunia

Selain itu, 10 program unggulan yang telah dijanjikan dalam kampanye akan menjadi peta jalan pembangunan lima tahun ke depan.

“Janji kampanye adalah satu-satunya alat ukur kami. Itulah yang akan menjadi fokus utama selama lima tahun ke depan,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD NTB Akui Tak Punya Wewenang, Aliansi Honorer 518 Disarankan Audiensi Langsung ke Gubernur

Reformasi Birokrasi untuk NTB yang Lebih Baik

Gubernur Iqbal menegaskan bahwa perubahan NTB harus dimulai dari pembenahan birokrasi.

“Birokrasi itu seperti tanaman. Jika dirawat dengan baik, manfaatnya besar. Jika dibiarkan, akan diserang benalu dan akhirnya mati. Karena itu, kita butuh birokrasi yang ramping, efisien, dan sehat,” katanya.

Ia berjanji menciptakan birokrasi yang:
✔ Memiliki sistem kerja yang efektif dan transparan
✔ Memberikan ruang bagi talenta terbaik
✔ Berpegang pada prinsip good governance
✔ Mampu melayani rakyat dengan cepat dan tanggap

Sebagai seseorang yang telah menghabiskan 28 tahun dalam sistem birokrasi, Iqbal menyadari bahwa reformasi birokrasi tidak bisa terjadi dalam semalam. Namun, ia berkomitmen untuk memulainya secara bertahap dan terencana.

“Kami tidak ingin menjadi Sultan bagi aparatur sipil, tetapi ingin menjadi kolega yang bekerja dan berkeringat bersama. Mari kita jadikan birokrasi NTB sebagai mesin yang bermartabat, dihormati, dan dicintai rakyat karena sepenuhnya diabdikan untuk melayani mereka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kasus BGN Belum Tuntas, KAHMI NTB Minta Prabowo Tekan Tombol ‘Pause’ Program MBG
10 Ribu Rumah BSPS untuk NTB, Wagub Umi Dinda Ingatkan: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Nyasar
Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:49 WIB

Kasus BGN Belum Tuntas, KAHMI NTB Minta Prabowo Tekan Tombol ‘Pause’ Program MBG

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05 WIB

10 Ribu Rumah BSPS untuk NTB, Wagub Umi Dinda Ingatkan: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Nyasar

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Berita Terbaru