Heboh, Penumpang Ferry Poto Tano-Kayangan Tiba-tiba Loncat ke Laut

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com- Kantor SAR Mataram melalui Tim Rescue Pos SAR Sumbawa kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang penumpang Kapal Ferry, Nani Idayanti (50), yang diketahui melompat ke laut saat kapal berlayar dari Pelabuhan Poto Tano (Sumbawa) menuju Pelabuhan Kayangan (Lombok Timur) pada Senin (1/12). Pencarian memasuki hari kedua pada Selasa (2/12).

Informasi awal diterima Kantor SAR Mataram dari KP3 Pelabuhan Kayangan. Berdasarkan laporan, korban yang merupakan warga Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Sumbawa Barat, berangkat dari Pelabuhan Poto Tano sekitar pukul 10.30 WITA. Namun ketika kapal tiba di Kayangan pada pukul 14.00 WITA, korban tidak ditemukan berada di atas kapal.

Baca Juga :  Surga di Ujung Lidah, Neraka di Balik Jubah: Kiai di Lombok Barat Diduga Cabuli Puluhan Santri 

Hasil pemeriksaan CCTV kapal mengungkapkan bahwa sekitar 20 menit setelah kapal bertolak, korban terlihat melompat ke laut. Satu unit sepeda motor milik korban ditemukan tertinggal di atas kapal tanpa kunci, menguatkan dugaan bahwa korban benar-benar turun di tengah perjalanan.

Baca Juga :  GAK PERLU TERIAK di Kota Mataram! Tekan 110, Polisi Datang Lebih Cepat dari Mantan Balikan

“Kami melakukan penyisiran di lokasi korban melompat dan wilayah sekitar menggunakan Rigit Inflatable Boat,” kata M. Firdaus, Koordinator Pos SAR Sumbawa.

Hingga saat ini, operasi pencarian terus diperluas. Tim SAR gabungan bekerja maksimal menyisir berbagai titik yang berpotensi menjadi lokasi korban. Pencarian melibatkan unsur SAR dari TNI, Polri, KUPP Poto Tano, KUPP Kayangan, KP3 Poto Tano, KP3 Kayangan, serta elemen terkait lainnya.

 

Berita Terkait

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia
Polisi di Bima Diduga Telantarkan Istri, Ajukan Cerai Usai Jadi Ajudan Bupati
Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:55 WIB

Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32 WIB

PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Berita Terbaru