SUMBAWAPOST.com, Dompu – Upaya kabur ke plafon gagal total. Sebuah penggerebekan dramatis dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu di Lingkungan Sawete Barat, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kamis 13 Maret 2025 malam. Yang bikin geger, pelaku ternyata bibi dan keponakan yang diduga menjalankan bisnis haram narkoba bersama.
Kasat Narkoba Iptu Muh. Sofyan Hidayat mengungkapkan bahwa penggerebekan bermula saat polisi mengejar ADR (keponakan), yang panik dan mencoba melarikan diri dengan cara memanjat plafon rumah.
“Namun, upaya nekatnya berakhir sia-sia setelah ia terjatuh dan langsung diamankan oleh tim. Saat diperiksa, ditemukan 24 klip plastik berisi sabu yang sempat dibuang ke plafon,”ungkap Kasat Narkoba. Jum’at 14 Maret 2024.
Penggerebekan Lanjut di Markas Bandar
Tak berhenti di situ, polisi segera mengembangkan kasus ini ke rumah AW (bibi), yang diduga bandar besar dan otak di balik peredaran narkoba di wilayah tersebut.
“Saat digerebek, AW berpura-pura sakit dan terbaring di tempat tidur, namun polisi tak termakan sandiwara itu,”ungkap Muh. Sofyan Hidayat.
Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan bungkusan sabu tersembunyi di antara dua kulkas di dapur. Meski AW mati-matian menolak mengakui barang haram itu, polisi meyakini ia adalah pengendali utama jaringan narkoba ini, “sementara ADR hanya menjadi kurir yang menjalankan perintahnya,”terangnya.
Fakta mengejutkan lainnya, rumah ADR dan AW ternyata memiliki akses rahasia yang memudahkan mereka menjalankan bisnis haram ini tanpa terdeteksi. Kini, keduanya telah diamankan di Polres Dompu untuk proses penyelidikan lebih lanjut.










