Guru Besar Unram Dukung Penuh IPR Koperasi: Ide Brilian Kapolda Jangan Sampai Gagal, Pemprov NTB Jangan Lelet

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Skema pemberian Izin Pertambangan Rakyat (IPR) melalui koperasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai sebagai terobosan visioner dan langkah progresif yang bakal menjadi role model nasional. Namun, Guru Besar Universitas Mataram, Prof. Zainal Asikin, mengingatkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB tidak lamban menindaklanjutinya.

Diketahui, IPR merupakan gagasan besar pro-rakyat yang diinisiasi langsung oleh Kapolda NTB, Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K.. Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, secara resmi telah menyerahkan IPR pada awal Juli lalu. Sayangnya, hingga kini percepatan realisasi program tersebut dinilai jalan di tempat.

“Ide dan gagasan Pak Kapolda luar biasa. Harusnya semua elemen mendukung, termasuk Pemprov dan DPRD. Di legislatif kan sudah jelas ada komitmen untuk mendukung. Sekarang tinggal eksekusinya,” tegas Prof. Asikin di Mataram, Kamis (21/8/2025).

IPR Koperasi: Jalan Tengah Antara Tambang Legal dan Kesejahteraan Rakyat

Prof. Asikin menilai, pemberian IPR kepada koperasi merupakan antitesa pertambangan ilegal yang selama ini merugikan daerah. Melalui koperasi, akses masyarakat terhadap sumber daya alam (SDA) menjadi lebih merata, transparan, dan berkeadilan.

“Kapolda sadar betul bahwa membangun keamanan daerah tidak bisa dilepaskan dari membangun ekonomi masyarakat. Banyak kejahatan muncul karena persoalan kemiskinan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kirain Jualan Skincare, Eh Ternyata Dagang Sabu! Wanita Wiraswasta Kota Bima Kena OTT Babinsa dan Intel Kodim

Karena itu, ia meminta Pemprov NTB gerak cepat (gercep) memfasilitasi proses teknis di lapangan.

“Kalau ada ide bagus seperti ini, jangan bertele-tele. Seminggu juga bisa selesai kalau ada political will. Jangan sampai rakyat menunggu terlalu lama,” sindirnya.

Dampak Positif: PAD Naik, Kemiskinan Turun

Menurut Prof. Asikin, skema IPR berbasis koperasi akan memberikan multiplier effect besar, baik untuk masyarakat maupun pemerintah daerah.

Bagi masyarakat, legalisasi tambang koperasi akan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mengurangi angka kemiskinan.

Bagi pemerintah daerah, sistem ini berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.

“Selama ini tambang ilegal hanya menguntungkan segelintir orang. Dengan koperasi, manfaat SDA bisa dinikmati masyarakat secara kolektif. Inilah semangat gotong royong yang sebenarnya,” katanya.

Pertama di Indonesia, Jadi Role Model Nasional

Skema IPR berbasis koperasi ini disebut pertama kali di Indonesia. Jika berhasil, NTB akan menjadi provinsi percontohan dalam pengelolaan tambang rakyat yang legal, bersih, dan berkelanjutan.

Kapolda NTB, Irjen Pol. Hadi Gunawan, menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar badan usaha, melainkan gerakan sosial yang menjunjung nilai gotong royong dan kekeluargaan.

“Koperasi terbukti mampu menjadi penyangga ekonomi nasional, terutama di tengah tantangan global. Dengan iklim usaha yang aman dan kondusif, kita dorong koperasi menjadi pilihan utama untuk membangun kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga :  Wanita Cantik Ini Jadi Pedagang Sabu di Kampung Bebas Narkoba Dompu

Hadi juga mengajak generasi muda NTB terlibat aktif dalam koperasi, khususnya dalam skema pertambangan rakyat, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan aturan main.

Gubernur NTB Apresiasi, tapi Harus Gercep

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, mengapresiasi inisiatif Kapolda NTB dalam menggagas program ini. Ia menegaskan bahwa koperasi adalah soko guru ekonomi nasional sebagaimana tercantum dalam konstitusi.

“Koperasi adalah tiang penyangga ekonomi bangsa. Selama soko guru ini berdiri, ekonomi Indonesia tidak akan runtuh,” tegasnya.

Namun, publik kini menunggu komitmen nyata Pemprov NTB dalam mempercepat proses teknis dan regulasi terkait IPR ini. Pasalnya, selama lebih dari 10 tahun terakhir, praktik tambang ilegal di NTB sulit diberantas dan hanya menguntungkan segelintir pihak.

“Kita tidak bisa terus membiarkan kerusakan lingkungan dan ketimpangan ekonomi. Kehadiran koperasi tambang adalah solusi nyata, asal dijalankan sesuai aturan dan diawasi ketat,” pungkas Gubernur Iqbal.

Program IPR berbasis koperasi adalah gagasan brilian yang berpotensi menjadikan NTB role model nasional dalam pengelolaan SDA berbasis rakyat. Namun, tanpa dukungan gerak cepat Pemprov, DPRD, dan seluruh elemen terkait, peluang emas ini bisa mandek di meja birokrasi.

Berita Terkait

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya
Evi Apita Maya Bahas Bantuan Bibit Kopi untuk Petani NTB, Hilirisasi Jadi Sorotan
Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Evi Apita Maya Bahas Bantuan Bibit Kopi untuk Petani NTB, Hilirisasi Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Berita Terbaru