Gubernur NTB Soroti Kontribusi Koperasi Masih 1,7 Persen, Tata Kelola dan Kepercayaan Publik Jadi PR Besar

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal bersama pengurus DEKOPINWIL NTB dan para tamu undangan usai pelantikan Pengurus DEKOPINWIL NTB Periode 2025-2030 di Aula Bank NTB Syariah, Mataram.

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal bersama pengurus DEKOPINWIL NTB dan para tamu undangan usai pelantikan Pengurus DEKOPINWIL NTB Periode 2025-2030 di Aula Bank NTB Syariah, Mataram.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menilai tantangan terbesar gerakan Koperasi saat ini bukan lagi menambah jumlah lembaga, melainkan membangun tata kelola yang profesional sekaligus mengembalikan kepercayaan Masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus DEKOPINWIL NTB Periode 2025-2030 yang dirangkaikan dengan Bincang Bisnis Koperasi dan Rapat Kerja Hari Koperasi ke-79 di Mataram, Selasa (21/7/2026).

Menurut Gubernur, besarnya jumlah koperasi di Indonesia belum berbanding lurus dengan kontribusinya terhadap Perekonomian Nasional. Dari sekitar 120 ribu koperasi yang ada, kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) baru mencapai sekitar 1,7 persen, jauh di bawah sejumlah Negara maju yang mampu menyentuh angka 10 hingga 17 persen.

Baca Juga :  Polisi Terjunkan Ratusan Personel Amankan Aksi di Kemenag NTB dan Imigrasi Mataram Hari ini

“Tantangan Koperasi hari ini bukan lagi sekadar memperbanyak jumlahnya. Yang jauh lebih penting adalah membangun tata kelola yang profesional serta mengembalikan kepercayaan Masyarakat terhadap Koperasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DEKOPINWIL NTB Anis Mudjadid Akbar menegaskan kepengurusan baru berkomitmen menjadikan organisasi sebagai pusat kolaborasi gerakan Koperasi di NTB.

“Kami ingin DEKOPINWIL hadir bukan sekadar sebagai organisasi, tetapi menjadi pusat kolaborasi yang mampu membuka akses pembiayaan, memperluas jejaring usaha, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan menghadirkan manfaat nyata bagi Koperasi serta anggotanya,” katanya.

Ketua Harian DEKOPIN Pusat Priskhisanto juga mengajak seluruh insan koperasi mendukung program strategis Pemerintah, termasuk pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen penguatan Ekonomi Rakyat berbasis gotong royong.

Baca Juga :  Pemprov NTB Gandeng Rotary Jadi Sekutu Strategis Selamatkan 106 Desa Miskin Ekstrem dalam 4 Tahun

Hal senada disampaikan Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi. Menurutnya, pemerintah terus mendorong revitalisasi koperasi sebagai pilar Ekonomi kerakyatan sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menjadikan koperasi sebagai pilihan dalam membangun dan mengembangkan usaha.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara DEKOPINWIL NTB dengan Bank NTB Syariah, Perum Bulog NTB, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat akses pembiayaan, meningkatkan kualitas SDM, memperluas jejaring usaha, dan memperkokoh ekosistem koperasi di NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan
Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81
DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak
DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah
Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya
KSB Siapkan Pilkades Digital, Bupati Amar Uji E-Voting BRIN
NTB Selangkah Lagi Tinggalkan Sistem Lama, Karier ASN Berbasis Talenta
Badko HMI Bali Nusra Desak Kejati NTB Tak Lempar Kasus Amahami, Minta Segera Tetapkan Tersangka
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:12 WIB

DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya

Berita Terbaru