Gubernur NTB Iqbal ke HMI: Pegang Janji Saya, Kawal Saya, dan Tegur Kalau Saya Salah-Mengawal Bukan Menjilat

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, memberikan pernyataan tegas saat menanggapi aksi demonstrasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram yang digelar di depan Kantor Gubernur NTB, Senin (1/9/2025). Dalam orasinya, Gubernur Iqbal menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan satu per satu permasalahan daerah, sekaligus meminta mahasiswa HMI untuk menjadi ‘pengawal’ pemerintahannya.

“Masalah di daerah ini ribuan. Ada masalah Gili Trawangan, ada masalah di Sekotong, dan banyak lagi. Saya berjanji dengan seluruh kemampuan, kekuatan, dan sumber daya yang saya miliki, saya akan berusaha menyelesaikan satu per satu. Tapi saya tidak bisa selesaikan semuanya sekaligus,” ujar Iqbal.

Baca Juga :  Gubernur NTB Perkuat Kesejahteraan Petani Tembakau dengan Skema Asuransi dan Pemanfaatan DBHCHT

Gubernur Iqbal kemudian menantang para mahasiswa HMI untuk berperan aktif mengawasi dan menegurnya jika suatu saat ia melanggar komitmen yang telah disampaikan.

“Pegang janji saya dan kawal saya. Kalau saya salah, kalau saya ingkar janji, tegur saya. Bagi keluarga besar HMI, kalianlah yang paling bertanggung jawab menegur saya lebih dulu sebelum orang lain,” tegasnya.

Tak hanya itu, Iqbal juga memberikan penjelasan mendalam soal makna ‘mengawal’ kebijakan pemerintah. Menurutnya, mengawal bukan berarti menjilat atau menguji, melainkan memberikan masukan yang konstruktif.

Baca Juga :  PB HMI Desak DPRD NTB Panggil Petinggi AMNT dan Inspeksi Ke Sekotong

“Mengawal itu artinya memberi nasihat, memberi saran, dan mengingatkan ketika saya salah. Mengawal itu bukan menjilat, bukan menguji. Kalianlah yang pertama harus mengingatkan saya,” jelasnya di hadapan massa aksi.

Di akhir pernyataannya, Gubernur Iqbal berharap sikap keterbukaan ini dapat menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah. “Itu saja tanggapan saya, mudah-mudahan memenuhi harapan kalian,” tutupnya.

Sementara itu, aksi demonstrasi HMI Cabang Mataram berlangsung tertib dan kondusif. Mahasiswa menuntut perhatian serius pemerintah terhadap berbagai persoalan lokal dan menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal kebijakan Gubernur NTB.

 

Berita Terkait

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama
Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis
Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’
Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:46 WIB

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:55 WIB

Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?

Jumat, 10 April 2026 - 17:01 WIB

Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

Berita Terbaru