Gubernur NTB Ajak INI dan IPPAT Perkuat Sistem Investasi: Notaris dan PPAT Jadi Pintu Utama Investor

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, mengajak Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) memperkuat sistem investasi di NTB. Ia menegaskan, Notaris dan PPAT menjadi pintu utama bagi investor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sehingga peran mereka krusial dalam menciptakan ekosistem bisnis yang aman, transparan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri Seminar “Penguatan Sistem dan Mekanisme Perlindungan Hukum bagi Notaris dan PPAT sebagai Pejabat Umum dalam Melaksanakan Jabatan”, yang digelar di Lombok Raya, Rabu (1/10).

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan peran strategis investasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi NTB dan pencipta lapangan kerja.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Traktor Dibagikan, Tapi Mangkrak, Gubernur NTB: Dikuasai Pribadi, Disewakan, Tak Dirawat

“Kalau kita lihat tren APBN dan APBD mengalami penurunan, untuk membangun daerah harapannya bukan pada APBN atau APBD, tetapi investasi swasta dalam negeri maupun luar negeri,” jelasnya.

Gubernur Iqbal menambahkan, penguatan ekonomi NTB ke depan sangat bergantung pada keterlibatan investor yang memberikan nilai tambah nyata. “Satu-satunya pilihan adalah mendorong investasi dari berbagai investor, dalam negeri maupun luar negeri,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem bisnis yang aman dan kondusif, serta memberikan pengalaman positif bagi investor. Untuk itu, Gubernur mengajak Pengurus Wilayah NTB Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dan Pengurus Daerah Lombok Tengah Ikatan Notaris Indonesia (INI) untuk berperan aktif menjaga pintu masuk investasi di NTB.

“Harus kita jaga pintu Notaris dan PPAT. Kalau bicara investasi, pintu utama bagi investor adalah kedua pintu ini,” tandasnya.

Baca Juga :  Badai Internal KAMMI Makin Keras, PD Mataram Surati Pusat, Tuduh Ketua Umum Langgar Konstitusi

Sementara itu, Ketua IPPAT NTB, Dr. Saharjo, S.H., M.Kn., M.H., menegaskan bahwa sinergi dan perlindungan hukum menjadi kunci agar PPAT se-NTB dapat bekerja optimal. “Kegiatan ini juga mengikuti semangat Hari Kesaktian Pancasila. Harapan kami Pemprov NTB terus bersinergi dengan kami, dan pak Gubernur menghadirkan sistem serta mekanisme perlindungan hukum yang jelas,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Iqbal kembali menekankan pentingnya kolaborasi dengan Notaris dan PPAT dalam membangun NTB. “Kami minta INI dan IPPAT memberikan masukan terkait kendala investasi, agar pelayanan Pemprov NTB semakin baik. Yang utama dari seminar ini adalah silaturahim yang berkesinambungan,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah
Bendungan Batujai Disiapkan Jadi Hub Seaplane Pertama di Indonesia, Investasi Awal Capai Rp450 Miliar
NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:22 WIB

Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WIB

Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:15 WIB

Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode

Berita Terbaru