Gubernur Iqbal Blak-blakan: Lombok Timur Penentu Masa Depan Ekonomi dan Pendidikan NTB

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan sambutan saat Safari Ramadan di Masjid Al-Muttaqin, Suralaga, Lombok Timur, Jumat (27/02).

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan sambutan saat Safari Ramadan di Masjid Al-Muttaqin, Suralaga, Lombok Timur, Jumat (27/02).

Lombok Timur | SUMBAWAPOST.com-Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, blak-blakan menyebut Kabupaten Lombok Timur sebagai penentu masa depan ekonomi dan pendidikan NTB. Dengan jumlah penduduk hampir 1,5 juta jiwa atau sekitar seperempat dari total 5,7 juta penduduk NTB, Lombok Timur dinilai memegang peran strategis dalam arah pembangunan daerah.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Iqbal saat Safari Ramadhan di Masjid Al-Muttaqin, Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (27/02).

Menurut Gubernur Iqbal, kekuatan Lombok Timur terletak pada potensi sumber daya alam dan jumlah penduduk produktif yang besar. Daerah ini dianugerahi bentang alam lengkap, mulai dari kawasan pegunungan hingga pesisir, dengan potensi pertanian dan perikanan yang melimpah. Dalam 4-5 tahun ke depan, potensi tersebut akan dikembangkan secara terarah agar Lombok Timur tidak hanya dikenal luas, tetapi juga mengalami kemajuan dan peningkatan kesejahteraan yang signifikan.

“Jika sebagian besar masyarakat Lombok Timur produktif dan kuat secara ekonomi, maka pendapatan daerah dan Provinsi juga akan meningkat secara signifikan”, ujar Gubernur Iqbal.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Lombok Timur dan NTB, perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama sejak awal masa pembangunan. Salah satu capaian penting adalah perbaikan ruas jalan strategis yang telah 11 tahun tidak tersentuh dan akhirnya diperbaiki pada 2025. Infrastruktur yang memadai disebut sebagai pondasi dalam mengoptimalkan seluruh potensi daerah.

Baca Juga :  Pemprov Tolak Beras Impor, Tapi Diawal Tahun Sebanyak 5.900 Ton Beras Dari Myanmar Masuk NTB

Selain ekonomi, Gubernur Iqbal menekankan pentingnya penguatan sektor pendidikan di Lombok Timur. Pembangunan sekolah terus digencarkan, termasuk sekolah keagamaan dan vokasi. Lombok Timur tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah lembaga pendidikan terbanyak di Provinsi NTB.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengembangkan program Kampung Nelayan untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Kampung Nelayan pertama telah berjalan di Ekas, Lombok Timur. Ke depan, direncanakan pengusulan hingga 40 kampung nelayan baru dengan porsi signifikan berada di Lombok Timur.

Gubernur Iqbal turut menyoroti perkembangan Sekolah Rakyat yang kini berjalan di Lombok Timur, Lombok Barat, dan Sumbawa. Meski masih bersifat temporer, program ini dinilai telah membawa perubahan nyata, terutama bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin dan kategori kemiskinan ekstrem.

Di Lombok Timur, Sekolah Rakyat menampung anak-anak yang sebagian bahkan belum pernah mengenyam pendidikan formal. Setelah mengikuti proses pembelajaran, terlihat perubahan signifikan pada sikap, semangat, serta kepercayaan diri mereka.

“Ini bukti bahwa pendidikan dengan pendekatan yang tepat mampu mengubah masa depan anak-anak kita”, tegas Gubernur Iqbal.

Ke depan, penguatan pendidikan NTB tidak hanya difokuskan pada kurikulum, tetapi juga pada teknik dan metode pembelajaran yang lebih humanis dan berbasis karakter. Pengembangan sumber daya manusia menjadi tanggung jawab bersama sekaligus ruang inovasi bagi setiap sekolah.

Baca Juga :  Tantangan untuk Dewan NTB: Hadiri Mediasi atau Abaikan Keadilan?

Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota kini tengah menata sistem pendidikan yang lebih inklusif. Program rehabilitasi dan digitalisasi sekolah serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak lagi membedakan sekolah negeri dan swasta, selama memenuhi persyaratan administrasi dan aktif menyelenggarakan pendidikan.

Pengembangan konten lokal berbasis karakter dan budaya daerah juga menjadi perhatian penting guna memperkuat identitas serta menyesuaikan pembelajaran dengan realitas sosial masyarakat Lombok Timur dan NTB secara umum.

Saat ini, pemerintah tengah menyusun Dewan Pendidikan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pendidikan di Provinsi NTB. Dengan dukungan Pemerintah Pusat, koordinasi lintas daerah yang solid, serta potensi besar Lombok Timur, NTB optimistis mampu mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

“Kita ingin pendidikan di NTB berjalan tanpa diskriminasi, berbasis karakter lokal, dan dikelola dengan tata kelola yang kuat. Dengan sinergi semua pihak, insya Allah NTB akan semakin maju dan kompetitif”, tutup Gubernur Iqbal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, serta Kepala OPD Pemerintah Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Timur terkait.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Yusril Tegaskan Kepemimpinan Sah PBB di Bawah Yuri Kemal, Nadirah Al-Habsyi: Kami Tegak Lurus
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:56 WIB

NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang

Berita Terbaru