Wakil Gubernur NTB, Hj Indah Dhamayanti Putri, hadir di Puskesmas Karang Pule, Kota Mataram bukan sekadar membagi bingkisan, Tetapi juga menyuntikkan Semangat dan Optimisme bagi para orang tua yang tengah berjuang menangani Balita Stunting. Melalui Gerakan Peduli Stunting, ia menegaskan bahwa Tidak ada Ruang untuk Putus Asa ketika Masa Depan Anak Dipertaruhkan.
SUMBAWAPOST.com | Mataram-
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, mengingatkan para orang tua untuk tidak menyerah dalam merawat dan menangani kondisi anak, khususnya balita stunting. Pemerintah, ujarnya, selalu hadir memberikan pendampingan sesuai kebutuhan. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Gerakan Orang Tua Peduli Stunting yang digelar BKOW Provinsi NTB dan GOW Kota Mataram di Puskesmas Karang Pule, Selasa (2/12).
“Itulah tujuan kami hadir: menyapa, melihat secara langsung, memberikan sentuhan, dan menguatkan ibu-ibu yang memiliki balita stunting. Tidak boleh ada rasa putus asa dalam membesarkan anak-anak kita. Pemerintah mendata satu per satu balita stunting untuk memperbaiki gizi mereka, menaikkan berat badan, dan memastikan anak-anak tumbuh cerdas serta memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Wagub yang juga Ketua BKOW Provinsi NTB.
Pada kesempatan tersebut, Wagub turut menyerahkan paket bingkisan untuk ibu, anak, dan lansia. Ia menegaskan bahwa bantuan itu merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah, organisasi perempuan, berbagai lembaga, hingga tenaga kesehatan.
Menjelang musim penghujan, Wagub juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit.
“Kita memasuki musim hujan, dan pada periode ini biasanya berbagai penyakit penyerta mulai muncul. Semoga kita semua dijauhkan dari berbagai ujian dan diberi kesehatan untuk terus menyejahterakan masyarakat. Dengan tubuh yang sehat, masyarakat dapat bekerja, berkarya, dan membangun daerah,” pesannya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kadis Kesehatan Provinsi NTB dr. Lalu Hamzi Fikri, Kadis DP3AP2KB Provinsi NTB Surya Bahari, serta Kadis Kesehatan Kota Mataram dr. Emirald Isfihan.









