Gerakan Nol Perkawinan Anak di NTB Dideklarasikan di Lombok Utara

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUMBAWAPost, Lombok Utara –

Dalam rangka menurunkan angka pernikahan anak di usia dini, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) gandeng pemerintah Kabupaten Lombok utara, serta beberapa lembaga dan NGO melakukan deklarasi dan kerja sama bertajuk Gerakan Bersama Menuju NTB Nol Perkawinan Anak.

Sebagai wujud kerjasama tersebut dituangkan dalam penandatangan MOU pengentasan masalah perkawinan anak yang melibatkan Pemprov NTB, Pemkab Lombok Utara serta Lembaga Perlindungan Anak (LPA) dan NGO, selanjutnya ditutup dengan pembacaan komitmen bersama menuju NTB nol perkawinan anak yang dilakukan oleh kepala desa se kabupaten Lombok Utara.

Baca Juga :  Rekor Lari PON yang Bertahan Sejak 1989 Dipecahkan Pelari NTB Muhammad Zohri

Penjabat Gubernur NTB yang diwakili Plh. Asisten 1 Setda NTB Ir. H. Lalu Hamdi, MS.i mengatakan, program kolaboratif tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dan seluruh komponen masyarakat untuk menekan hingga nol persen perkawinan anak di NTB.

“Jadi, masalah perkawinan anak ini sangat kompleks perlu satukan kekuatan dan langkah untuk mengentaskannya,” tegas Lalu Hamdi dalam sambutannya pada acara Deklarasi Gerakan Bersama menuju NTB nol perkawinan anak di desa Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung Lombok Utara, Kamis (13/6/2024).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, kerja keras yang dilakukan pemprov NTB bersama mitra selama ini sudah membuahkan hasil yang sangat signifikan dari tahun ketahun mengalami penurunan.

Baca Juga :  Nyolong Honda CRF, Nyaris ‘Dihajar 1 RT’, Pelajar di Dompu Untung Cepat Ditangkap

“Dengan ikhtiar bersama pasti bisa terselesaikan! Terbukti dari tahun 2022 di angka 32,7 % mengalami penurunan sebesar 8,1%, menjadi 24,6 %”di tahun 2023,” kata Hamdi.

Sementara itu Bupati Lombok Utara H. Djohan Syamsu mengungkapkan, sebagai kabupaten termuda di NTB Lombok Utara terus berbenah salah satunya fokus mengentaskan masalah perkawinan anak serta stunting selain menggelontorkan anggaran khusus juga melakukan edukasi serta sosialisasi ke desa.

“Untuk mengintervensinya tentu tidak hanya gerakan semata. Dari kebijakan anggaran juga kita dukung,” jelas Djohan.

Berita Terkait

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Lombok Dipilih Jadi Lokasi Studi PHOTON Internasional untuk Cegah TBC
Kapolda NTB Kerahkan 2.678 Personel Amankan MotoGP Mandalika 2026
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Basarnas Siagakan 2 Helikopter untuk Evakuasi Medis
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB

Kepala Disperindag NTB H. Lalu Wiranata Bersama Tim Mematangkan Persiapan Enam Mitra Binaan NTB Yang Akan Mengikuti TEI 2026.

Bisnis & Ekonomi

Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:42 WIB