Drama Curanmor di Mataram: Tersangka ‘Latihan’ 14 Adegan Layaknya Syuting Sinetron

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Untuk melengkapi berkas perkara kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Unit Reskrim Polsek Ampenan menggelar rekonstruksi tindak pidana di sebuah rumah kos di Jalan Panji Anom, Lingkungan Kekalik Indah, Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, pada Sabtu (26/7/2025).

Rekonstruksi dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Ampenan, Iptu Lalu Arfi K. R., SH., dan turut dihadiri Kapolsek Ampenan serta tim dari Kejaksaan Negeri Mataram. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penyidikan sebelum perkara dilimpahkan ke tahap penuntutan.

Baca Juga :  Ayah Bunuh Anak Kandung di Dompu, Polisi Evakuasi Pelaku dari Amukan Warga di Desa Mbawi

“Pelaksanaan rekonstruksi ini atas arahan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memperjelas alur kejadian sekaligus melengkapi berkas penyidikan,” ujar Iptu Lalu Arfi.

Dalam proses tersebut, tersangka berinisial M alias GI memperagakan 14 adegan yang menggambarkan aksi pencurian sepeda motor, mulai dari saat memasuki area kos-kosan hingga berhasil membawa kabur kendaraan milik korban.

Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta melalui Kanit Reskrim menegaskan bahwa rekonstruksi menjadi bagian dari komitmen Polsek Ampenan untuk menegakkan hukum secara profesional dan transparan.

Baca Juga :  Curanmor di Hotel Tika Diringkus Bersama Mantan Anggota Polisi, Hasilnya untuk Beli Narkoba

“Harapannya, dengan bukti yang semakin kuat, proses hukum terhadap tersangka dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Rekonstruksi berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Kasus ini mendapat perhatian publik karena terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk yang seharusnya bebas dari tindak kriminalitas.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB