DPD RI Mirah Midadan Fahmid Soroti Temuan 110 Ton Beras Oplosan di Lombok Timur, Dorong Pengawasan Bulog Diperketat

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Dapil NTB, Mirah Midadan Fahmid, menyoroti temuan polisi sebanyak 110 ton beras oplosan yang dicampur menir di sebuah gudang di Kecamatan Sikur, Lombok Timur. Dalam kunjungannya ke Kantor BULOG NTB, Mirah menekankan perlunya pengawasan ketat, audit menyeluruh, dan evaluasi mitra Bulog agar program SPHP tetap menjaga akses pangan murah tanpa celah bagi pelaku nakal.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Anggota DPD RI Dapil NTB, Mirah Midadan Fahmid, menyoroti langsung temuan 110 ton beras oplosan yang dicampur menir di sebuah gudang di Kecamatan Sikur, Lombok Timur, saat kunjungannya ke Kantor BULOG NTB pada 14 November 2025.

Baca Juga :  SK Menpora Terbit, NTB, NTT Dan DKI Jakarta Resmi Jadi Tua Rumah PON XXII Tahun 2028

“Ke depan, pemerintah daerah dan BULOG harus segera memperkuat pengawasan agar kejadian seperti ini tidak berulang,” tegas Mirah dalam keterangan yang diterima media ini. Sabtu (15/11/2025).

Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem kemitraan BULOG dengan gudang-gudang rekanan. Mekanisme kontrol kualitas dan audit rutin perlu diperketat. “Jika terbukti melanggar, mitra wajib diputus kerja samanya,” ujarnya.

Mirah menambahkan, Program SPHP merupakan tanggung jawab negara untuk memastikan akses pangan murah bagi masyarakat, sehingga tidak boleh ada celah bagi oknum nakal yang merugikan publik.

Baca Juga :  Relawan Jokowi NTB Minta Tim BBF-DJ Tetap Kompak, Jaga Keamanan Rebut Kemenangan

Selain itu, Mirah mendorong audit menyeluruh terhadap seluruh gudang mitra BULOG di NTB, khususnya yang terlibat dalam penyaluran SPHP. Ia juga menekankan pentingnya pembentukan tim pengawasan terpadu yang melibatkan BULOG, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, serta aparat penegak hukum untuk memonitor distribusi beras hingga tingkat pengecer.

“Kontrol dan pengawasan yang ketat akan memastikan ketersediaan pangan berkualitas bagi seluruh masyarakat NTB,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB
Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo
Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik
Sinta M. Iqbal Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTB, Bukan Cari Jabatan tapi Siap Hadir Saat Ada Air Mata
Gubernur NTB Soroti Lemahnya Rencana Bencana, Minta Semua Tak Lagi Tunggu Perintah
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

Berita Terbaru