DPD IMM NTB Buka Posko Pengaduan Dugaan Kecurangan Terkait Penerimaan Seleksi PPPK

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) NTB resmi membuka Posko Pengaduan dugaan kecurangan seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Wilayah Nusa Tenggara Barat.

Ketua Bidang Hukum dan Ham DPD IMM NTB, Muhammad Ikbal, SH.,MH menjelaskan pembukaan Posko pengaduan ini sebagai bentuk tanggapan atas beredarnya informasi seleksi penerimaan PPPK di wilayah NTB yang tidak proporsional dan transparansi yang menimbulkan adanya dugaan penyelewengan dokumen, gratifikasi dan penyimpanan. Sehingga menimbulkan aksi protes dan kegaduhan ditengah masyarakat.

“Kami meminta kepada masyarakat atau korban peserta seleksi PPPK di wilayah NTB, yang diduga sebagai korban untuk segera melaporkan ke DPD IMM NTB,” kata Ikbal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/1/2025).

Baca Juga :  Badko HMI Bali Nusra: Copot Kepala BP2JK NTB, Minta KPK dan Kejaksaan Usut Proyek Bendungan

Ikbal mengatakan pihaknya sudah melakukan proses investigasi, tentang seleksi penerimaan PPPK. Dalam temuannya, terdapat gerakan penggelembungan kecurangan oleh beberapa oknum seperti mal administrasi, honorer siluman, praktek suap menyuap dan berbagai kejanggalan lainnya.

“Praktik ini sangat tidak proporsional dan tidak mencerminkan pemerintah yang good government,” ungkapnya

Menurut Ikbal laporan pengaduan masyarakat ini akan ditindaklanjuti dengan memberikan pendampingan hukum secara cuma-cuma melalui jalur non litigasi dimana upaya ini melakukan advokasi dan mediasi serta menyurati lembagai terkait untuk merespon dan memproses adanya temuan tersebut.

“Bahkan tidak menutup kemungkinan kami akan menggelar aksi demonstrasi jika pemerintah tidak responsif atas aduan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Logistik Pilkada 2024 Tiba di Pulau Moyo dengan Pengawalan TNI-Polri

Selain itu, DPD IMM NTB akan memberikan pendampingan hukum melalui jalur litigasi yakni memberikan pendampingan hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) untuk meminta membatalkan SK pengangkatan Anggota PPPK yang diduga bermain curang.

Alumni Universitas Muhammadiyah Bima ini mengenakan posko pengaduan ini dibuka selama satu bulan, peserta seleksi PPPK yang merasa dirugikan dapat mengirimkan berkas aduan dengan melampirkan kartu identitas, dan bukti-bukti kerugian secara otentik.

Setelah itu laporan bisa diserahkan langsung dengan mendatangi Sekretariat DPD IMM NTB di Jl. DR.Soedjono, Jl. Lingkar Selatan No. 5 Jempong Baru, Kec. Sekarbela, Kota Mataram atau bisa menghubungi penanggung jawab melalui via WA (082339043125/085239129596.)

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB