Dikejar Arus, Dikejar Waktu: Polairud Bima Kota Sisir Sungai-Laut Cari Kakek 78 Tahun yang Hilang

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Bima- SAT Polairud Polres Bima Kota bersama tim gabungan bergerak cepat menelusuri setiap jengkal aliran air, setelah seorang warga bernama A. Wahab (78) dilaporkan terseret derasnya arus banjir di kawasan Dam Rontu hingga diduga terbawa menuju perairan Teluk Bima. Operasi pencarian berlangsung Kamis (20/11/2025) mulai pukul 09.30 Wita.

Dipimpin langsung Ps. Kanit Gakkum Sat Polairud Aiptu Sumarlin, tim menyisir aliran sungai dari Dam Rontu menuju perairan Teluk Bima dengan menggunakan perahu karet serta perlengkapan keselamatan. Upaya ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian dan memaksimalkan peluang menemukan korban.

Baca Juga :  Tegaskan Siap Tempur 2029! Ahmad Dahlan Kembali Pimpin Hanura NTB, Dapat Ucapan Khusus dari PBB

Hingga saat ini, penyisiran masih berlangsung intensif. Sat Polairud Polres Bima Kota, BPBD, warga setempat, dan unsur terkait lainnya terus melakukan pencarian, baik jalur air maupun area pesisir.

Kehadiran Polri di lokasi tidak hanya mempercepat koordinasi, tetapi juga memberikan ketenangan bagi warga yang menanti kabar perkembangan pencarian. Polres menegaskan bahwa operasi akan dilanjutkan tanpa henti hingga korban ditemukan.

Baca Juga :  IRT Bima Kota Tak Urus Dapur, Malah Simpan 5,19 Gram Sabu, Polisi Turun Tangan

Dalam keterangannya, Polres Bima Kota juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terkait potensi banjir susulan, “mengingat intensitas hujan di wilayah Kota Bima masih tinggi,”pesannya.

Polres Bima Kota turut menyampaikan belasungkawa mendalam dan dukungan kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.

 

Berita Terkait

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Jalan Langgudu Selatan Dikebut Masuk IJD 2026, Pemda Bima Diberi Deadline 2 Bulan Lengkapi 5 Ruas
Tak Mau Tertinggal, Pemprov NTB Gandeng DPD RI Dorong Jalan Waduruka-Sarae Ruma Bima Masuk IJD
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Minggu, 19 April 2026 - 11:31 WIB

Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk

Sabtu, 18 April 2026 - 19:19 WIB

KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB