DIGIHub Resmi Diluncurkan: Layanan Pemprov NTB Kini Bisa Diakses Sambil Rebahan, Asal Kuota Aman

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal secara resmi meluncurkan DIGIHub, sebuah portal integrasi yang menghubungkan berbagai aplikasi layanan publik di NTB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal secara resmi meluncurkan DIGIHub, sebuah portal integrasi yang menghubungkan berbagai aplikasi layanan publik di NTB

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) demi terwujudnya program unggulan NTB Makmur Mendunia. Melalui Dinas Kominfotik, Pemprov NTB secara resmi meluncurkan DIGIHub, sebuah portal integrasi yang menghubungkan berbagai aplikasi layanan publik di NTB

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Dinas Kominfotik NTB, atas terealisasinya layanan digital terpadu ini.

“Terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga gagasan dan inisiatif ini dapat direalisasikan tahun ini. Mudah-mudahan membawa manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur  menegaskan bahwa membangun aplikasi bukanlah hal sulit bagi tenaga IT. Tantangan sebenarnya ada pada pembangunan konsep dan sistem kerja yang kokoh dan menyatu dengan proses bisnis.

“Bicara mengenai portal atau aplikasi sebenarnya bukan masalah yang sulit… Membuat aplikasi mudah, yang sulit itu bikin konsepnya, menyusun konsep yang baik harus dipahami bisnis prosesnya dari apa yang kita kerjakan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa transformasi digital merupakan salah satu visi utama Pemprov NTB, sehingga penyusunan konsep SPBE harus dilakukan secara matang dan terarah.

Baca Juga :  Muhammad Zohri Putra Asal NTB Lolos Tampil Di Olimpiade Paris 2024

“Salah satu visi saya adalah transformasi digital, konsepnya masih kita cari formatnya, karena saya sadar itu pekerjaan yang kompleks,” imbuhnya.

Menurut Miq Iqbal, sebuah aplikasi tidak hanya membutuhkan fitur, tetapi juga sistem manajerial yang menyeluruh, riset mendalam, serta kerangka kerja yang holistik.

“Harapannya NTB DIGIHub ini bukan saja sebuah portal, tetapi percepatan pelayanan digital yang terintegrasi dan transparan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa digitalisasi bukanlah solusi instan untuk memperbaiki sistem yang buruk.

“Digitalisasi tidak membuat barang jelek menjadi bagus. Jangan harap memperbaiki yang buruk menjadi baik di dunia digital, apalagi ada serangan cyber,” pesannya.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi, menjelaskan bahwa DIGIHub merupakan portal layanan digital satu pintu yang memusatkan berbagai layanan publik dan layanan pemerintahan dalam satu platform terpadu.

“DIGIHub ini memberikan kemudahan akses layanan dalam satu portal dengan cepat, transparan dan terintegrasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Bukan Gempa, Bukan Banjir, Tapi Uang BTT Rp145 Miliar yang ‘Tersapu’ Entah ke Mana, LMND NTB Angkat Suara

Transformasi digital ini sejalan dengan implementasi 10 program prioritas NTB Makmur Mendunia. Saat ini, 30 layanan Pemerintah NTB telah terintegrasi, dan rencananya pada 2026 sistem ini diperluas ke seluruh kabupaten/kota, terutama sektor pendidikan dan kesehatan.

Yusron Hadi menambahkan bahwa DIGIHub akan menjadi pusat akses berbagai informasi penting, mulai dari pendidikan, kesehatan, data publik, hingga informasi kebencanaan.

“Kami ingin mengusulkan nama portal ini adalah NTB DIGIHub dengan tagline satu layanan untuk semua,” terangnya.

Beberapa layanan yang diintegrasikan antara lain SPMB (Sistem Pendaftaran Murid Baru), Informasi ketersediaan tempat tidur RSUP, RSJ, dan RS Mata, Skrining kesehatan jiwa, Informasi kebencanaan, Informasi lowongan kerja, Kalender event, Informasi pajak kendaraan, Harga pangan harian, NTB Satu Data, dan berbagai layanan lainnya.

Yusron berharap DIGIHub dapat terus berkembang dan menjadi wajah baru pelayanan publik NTB yang modern, cepat, dan transparan.

“Semoga portal ini dapat kita kembangkan secara bersama Lewat portal ini pemerintah NTB mewujudkan sistem pemerintah berbasis elektronik,” pungkasnya.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB