Demo Yes, Anarkis No! KAMMI Bima Serukan Damai di Tengah Gejolak Aksi: Jangan Sampai Perjuangan Rakyat Ternoda Provokator

Avatar

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 03:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Di tengah panasnya gelombang aksi demonstrasi yang mengguncang berbagai daerah di Indonesia, Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PD KAMMI) Bima akhirnya buka suara.

Melalui siaran pers yang diterima SUMBAWAPOST, Ketua Umum PD KAMMI Bima, M. Syamsul Rizal, S.H., menyerukan pentingnya menjaga kondusifitas, keamanan, dan persaudaraan di tengah aksi-aksi penolakan kebijakan pemerintah yang kian memanas.

“Kami memahami keresahan masyarakat. Kenaikan gaji DPR di tengah rakyat yang kesulitan makan, komunikasi publik yang buruk, dan tindakan represif aparat menjadi pemicu kemarahan. Tapi perjuangan jangan sampai ternoda tindakan anarkis,” tegas Syamsul, Senin (1/09/2025).

Menurutnya, aksi unjuk rasa merupakan hak konstitusional masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Namun, PD KAMMI Bima menyoroti bahwa sejumlah aksi belakangan ini mulai ditunggangi provokator hingga berujung pada pembakaran, perusakan fasilitas umum, dan bentrokan dengan aparat.

“Ketika aksi berubah menjadi anarkis, yang rugi bukan hanya pemerintah, tapi kita semua. Perjuangan yang dilakukan secara damai, terorganisir, dan bermartabat justru akan mendapat simpati publik lebih luas,” tambahnya.

PD KAMMI Bima juga mengingatkan aparat keamanan agar mengedepankan pendekatan humanis. Tindakan represif, menurut mereka, hanya akan memperlebar jurang antara rakyat dan aparat, serta menciptakan trauma sosial yang berkepanjangan.

Baca Juga :  Kasus BGN Belum Tuntas, KAHMI NTB Minta Prabowo Tekan Tombol 'Pause' Program MBG

Di sisi lain, KAMMI mendesak pemerintah dan DPR untuk membuka ruang dialog yang jujur, transparan, dan menyejukkan. Aspirasi rakyat, kata Syamsul, adalah amanah yang wajib dihormati, bukan diabaikan, apalagi dijawab dengan arogansi kekuasaan.

“Perubahan sejati tidak lahir dari kekerasan, tapi dari kekuatan moral, kecerdasan berpikir, dan persatuan. Mari kita buktikan, suara rakyat akan lebih bermakna jika disampaikan dengan cara bermartabat,” pungkasnya.

Seruan ini menegaskan posisi PD KAMMI Bima sebagai penjaga nalar publik di tengah eskalasi aksi nasional. Dengan ajakan damai, organisasi ini berharap agar Bima, NTB, dan Indonesia tetap berada dalam koridor persatuan dan keamanan, tanpa ada korban sia-sia di jalan perjuangan.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru