Dari Pulau Seribu Masjid Menuju Tanah Seribu Derita: Miq Iqbal dan DMI NTB Siap Bangun Masjid di Gaza

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menerima audiensi pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Wilayah NTB di ruang kerjanya, Rabu (7/5). Audiensi tersebut membahas dua agenda penting: penataan kantor sekretariat DMI dan rencana pembangunan Masjid NTB pertama di Jalur Gaza, Palestina.

Dalam pertemuan yang dipimpin Ketua DMI NTB, H. Muzihir, pihaknya mengusulkan agar DMI diberikan ruang sekretariat di kawasan Islamic Center (IC) Mataram. Muzihir menekankan bahwa keberadaan kantor DMI idealnya berada di lingkungan masjid, sesuai dengan semangat kelembagaan mereka.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Iqbal menyambut baik dan menyatakan akan menata ulang fungsi IC agar lebih terintegrasi demi kepentingan umat. “InsyaAllah, kami akan atur ulang tata fungsi Islamic Center agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bersama, termasuk sebagai kantor DMI dan Baznas NTB,” ujar Miq Iqbal.

Baca Juga :  Cilok Bukan Sekadar Camilan, Tapi Diproyeksikan Sebagai Motor Baru Ekonomi NTB

DMI NTB juga mengungkapkan rencana besar: ikut serta dalam program nasional pembangunan 10 masjid darurat di Jalur Gaza yang diinisiasi oleh DMI Pusat. NTB diharapkan dapat membangun satu dari 10 masjid tersebut, sejalan dengan julukannya sebagai “Pulau Seribu Masjid.”

Dalam rangka itu, DMI mengusulkan program penggalangan dana koin dari siswa sekolah. Mereka mendorong adanya imbauan dari Gubernur agar siswa membawa uang koin logam, seperti pecahan Rp100, untuk disumbangkan melalui celengan khusus di masjid.

Baca Juga :  Bukan Cinta Lokasi, Tapi Cinta Investasi! Delegasi Balkan Kepincut NTB Gara-Gara PLTA dan Pulau Moyo

“Inisiatif ini sederhana tapi penuh makna. Kita bisa mulai dari anak-anak dengan menyisihkan koin logam, lalu dikumpulkan untuk membangun masjid darurat di Gaza,” kata Muzihir.

Gubernur Iqbal mendukung penuh inisiatif tersebut dan bahkan menyarankan agar masjid NTB di Gaza dilengkapi dengan fasilitas klinik. “Agar manfaatnya tidak hanya spiritual, tapi juga sosial dan kesehatan untuk masyarakat Gaza,” ujar Miq Iqbal.

Dengan semangat kolaborasi dan solidaritas kemanusiaan, program ini diharapkan menjadi langkah nyata masyarakat NTB dalam memberi kontribusi global, sekaligus memperkuat identitas keislaman dan kepedulian antarbangsa.

 

 

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru