Comeback Wali Kota Bima! Buka Festival Ramadhan, Langsung Sentil Masalah Kota yang ‘Kumuh dan Jorok’

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 2 Maret 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima- Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE membuka kegiatan festival ramadhan PT Pegadaian Area Dompu, di Lapangan Serasuba Kota Bima, pada Minggu, 2 Maret 2025.

Pada acara opening ceremoni pasar ramadhan ini, merupakan sambutan perdana Wali Kota Bima sebagai penanda mengawali tugasnya melayani masyarakat usai menjalani retret kepemimpinan di Akmil Magelang, Jawa Tengah selama 8 hari.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, mengapresiasi PT Pegadaian yang sudah mendukung bersama-sama melaksanakan festival ramadhan dalam rangka mendukung pertumbuhan sektor perekonomian masyarakat, khususnya di Kota Bima.

Baca Juga :  Heboh! Gubernur NTB Sidak Pasar Tanah Mira, Pedagang Curhat Harga Melonjak dan Fasilitas Kumuh

“Kegiatan pasar ramadhan ini boleh dibilang sudah puluhan tahun rutin dilakukan oleh pemerintah. Tahun ini didukung oleh PT Pegadaian,” ujar Wali Kota Bima, H. A. Rahman

Pria yang akrab disapa Aji Man ini menambahkan, menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo pada penutupan retret beberapa waktu lalu, Indonesia saat ini darurat sampah, termasuk Kota Bima.

“Saya masih ingat kritikan pak Wamen Fahri Hamzah waktu itu hadir di Kota Bima, Kota Bima ini jorok, kumuh dan tidak teratur. Ini menjadi tantangan buat saya dan pak wakil serta tantangan untuk kita semua,”sebutnya.

Baca Juga :  Diduga Tak Masuk SK, 24 Tenaga DLHK NTB Justru Lolos PPPK Paruh Waktu, Honorer Lama Protes Keras

Pada kesempatan tersebut, Aji Man mengajak seluruh pihak untuk sama-sama mewujudkan Kota Bima yang maju dan bermartabat.

“Saya titip harapan kepada para pelaku UMKM dan masyarakat Kota Bima secara keseluruhan, jaga kebersihan, jaga keamanan dan ketertiban,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru